Ingin punya bayi yang lahir dengan sehat dan sempurna? Tentu saja. Bagaimana caranya? Sebenarnya mudah. Anda hanya perlu tubuh dan lingkungan yang sehat saat persiapan dan selama masa kehamilan. Meskipun demikian, menjaga kesehatan secara optimal bukan berarti Anda dijamin bebas dari penyakit selama mengandung. Penyakit infeksi, obesitas, diabetes, hipertensi, dan oligohidramnion adalah beberapa gangguan kehamilan yang perlu diwaspadai karena berisiko menyebabkan kecacatan janin. Efeknya akan terjadi cacat fisik yang tampak dari luar atau kelainan bawaan pada organ dalam.

Baca: Pentingnya Cek Kesehatan Pranikah

1. Infeksi

Sistem imun yang menurun selama kehamilan membuat ibu hamil rentan mengalami penyakit infeksi. Baik infeksi virus, bakteri, parasit, ataupun jamur dapat hinggap dan memengaruhi kondisi janin. Beberapa di antaranya adalah infeksi cacar air yang diakibatkan oleh virus Varicella, tuberkulosis karena infeksi bakteri M. tuberculosis, toksoplasmosis yang terjadi karena parasit Toxoplasma, dan infeksi menular seksual. Kecacatan janin dapat terjadi pada trimester pertama kehamilan –saat pembentukan organ janin dimulai, saat trimester akhir kehamilan sampai sebelum persalinan, atau mungkin dapat muncul sewaktu-waktu tanpa dapat diprediksi karena infeksi laten virus CMV atau pada sifilis.

2. Obesitas

Ibu hamil yang obesitas berisiko memilki bayi dengan spina bifida (kelainan pada saraf di tulang belakang), gangguan jantung bawaan, kecacatan pada angggota gerak, kelainan anus, dan saluran kemih.

3. Diabetes

Baik diabetes gestasional maupun riwayat diabetes yang tidak terkontrol dapat menyebabkan kecacatan pada otak, jantung, dan ginjal embrio/janin.

Baca: Diabetes Kehamilan Bisa Kembali Normal, Bisa Pula Bertahan

4. Hipertensi

Hipertensi dalam kehamilan termasuk preeklampsia dapat menyebabkan kecacatan janin. Tekanan darah yang tinggi menyebabkan terganggunya aliran darah antara janin dan plasenta sehingga terjadi cacat janin. 

5. Oligohidramnion

Oligohidraminon atau berkurangnya produksi air ketuban memengaruhi terjadinya kecacatan janin. Selain karena masalah di plasenta, oligohidramnion dapat terjadi karena komplikasi penyakit diabetes atau hipertensi.

Tips mencegah kecacatan janin

Untuk menghindari cacat bawaan pada janin, Anda dapat melakukan hal-hal berikut:

  • Pastikan kondisi Anda fit sejak merencanakan kehamilan. Bila sebelumnya dijumpai adanya infeksi, tanyakan pada dokter perlu tidaknya penundaan kehamilan. Jika perlu, berapa lama penundaan tersebut dan tanyakan apakah perlu pemeriksaan ulang sebelum kembali berencana untuk hamil.
  • Biasakan cuci tangan berkala sebelum makan, setelah berkebun, atau setelah mengurus hewan peliharaan.
  • Cuci bersih makanan sebelum diolah dan hindari makanan/minuman mentah atau setengah matang.
  • Targetkan mencapai berat badan ideal sebelum hamil.
  • Mulai atau teruskan kebiasaan berolahraga misalnya dengan berjalan kaki atau berenang. Tingkatkan intensitas dan durasinya secara perlahan.
  • Hindari hubungan seksual berisiko seperti bergonta-ganti pasangan.
  • Lengkapi imunisasi jauh sebelum merencanakan kehamilan. Alasannya, terdapat beberapa vaksin yang tidak boleh diberikan saat hamil karena mengandung virus hidup yang dilemahkan misalnya imunisasi cacar air atau MMR untuk cegah rubela. 
  • Bila ada memiliki riwayat penyakit kronis sebelum hamil, pastikan konsultasi berkala ke dokter agar penyakit terkontrol dan informasikan status kehamilan Anda supaya dipilihkan obat yang aman selama kehamilan.

Semoga informasi di atas bisa membantu Anda menilai seberapa sehat gaya hidup Anda untuk kesehatan janin, ya!

 



Tanya Skata