Seiring dengan pertambahan usia dan kesibukan terutama dalam mengurus anak, wanita kerap lupa merawat tubuh, khususnya merawat kesehatan kulit. Padahal, kondisi kulit yang terawat dengan baik tidak hanya dapat menambah rasa percaya diri dan meningkatkan keharmonisan hubungan dengan suami. 

Apa yang membuat perubahan kulit wanita?

Sebelum membahas lebih dalam permasalahan kulit wanita, perlu dipahami bahwa kulit dapat berubah karena faktor intrinsik maupun faktor ekstrinsik, yaitu:

  1. Usia 
  2. Faktor nutrisi yang dikonsumsi 
  3. Faktor hormonal
  4. Kebiasaan merokok
  5. Pengaruh polusi lingkungan
  6. Terlalu lama atau terlalu sering terkena sinar matahari
  7. Terkena alergen atau produk perawatan kulit yang berlebihan

Apa saja sih keluhan kulit yang sering dialami wanita?

Berbagai keluhan di bawah ini sering dialami wanita sepanjang hidupnya, antara lain: 

1. Jerawat 

Pada wanita dewasa, jerawat bisa menyerang saat menjelang menstruasi atau saat hamil. Tak hanya berupa bintil kemerahan atau bernanah, tipe jerawat juga dapat berupa white comedo dan black comedo. Selain menyebabkan rasa gatal atau nyeri, jerawat juga dapat menyebabkan bekas berupa parut atau kulit menghitam. 

2. Kulit kering 

Saat wanita menua, kulit akan terasa lebih kering karena semakin bertambah usia, kelenjar minyak dan keringat menjadi kurang aktif. Selain faktor usia dan lingkungan, kulit kering terjadi karena pengaruh stres atau kurang asupan cairan. Kulit kering dapat terjadi karena komplikasi penyakit diabetes, hati, dan ginjal. Bagian lengan bawah, siku, dan tungkai bawah merupakan bagian tubuh yang sering terasa kering. Kulit yang kering akan menyebabkan keluhan gatal, kulit mudah berdarah, dan gampang terjadi infeksi karena penipisan kulit.

3. Memar kulit

Pernah melihat kulit memar tiba-tiba, tanpa ada rasa nyeri dan riwayat cedera sebelumnya? Orang awam sering menganggapnya karena “cubitan hantu”. Terlepas adanya makhluk gaib di sekitar kita, keluhan ini sebenarnya dapat dijelaskan secara medis yang terjadi karena pembuluh darah yang tipis dan rapuh sehingga mudah pecah dan menimbulkan warna kebiruan di kulit. Hal ini tidak membahayakan karena pembuluh darah baru akan terbentuk kembali.

4. Flek hitam 

Flek hitam atau yang juga disebut sebagai age spot atau liver spot ditandai dengan bercak hitam atau kecoklatan di wajah, tangan, lengan, punggung dan kaki. Flek hitam umumnya juga tidak membahayakan namun sangat mengganggu penampilan. 

5. Kulit kendur dan keriput

Saat wanita menua, secara alami kulit akan berubah menjadi lebih kendur dan keriput karena kadar estrogen tubuh menurun. Daerah sekitar mata, mulut, pipi, dan rahang merupakan bagian tubuh yang paling sering muncul kerutan dan keriput. Pastikan porsi makanan Anda mengandung antioksidan dan omega serta hindari merokok supaya tetap terlihat awet muda.

6. Skin tag

Skin tag merupakan bintil kulit yang warnanya serupa warna kulit dan muncul di daerah kelopak mata, leher, dan lipatan kulit. Skin tag merupakan salah satu jenis tumor jinak kulit. Skin tag tidak membahayakan walaupun kadangkala menimbulkan rasa nyeri bisa bergesekan dengan pakaian. Pembedahan dengan metode listrik, pisau, maupun laser merupakan pilihan tindakan untuk menghilangkan skin tag.

Namun, yang perlu diwaspadai adalah munculnya kanker kulit yang dapat bermetastasis (menyebar) ke bagian tubuh lain. Anda perlu waspada dan segera memeriksakan diri ke dokter jika ada tanda ABCDE, yakni:

A : Asymmetry (ukurannya tidak sama)

B : Border (pinggirnya tidak teratur)

C : Color (terdapat perubahan warna)

D : Diameter (cepat membesar)

E : Evolving (berubah bentuk atau disertai keluhan berdarah atau nyeri) 

Untuk mencegah masalah kulit, berapapun usia Anda, pastikan Anda makan makanan bergizi, minum air sesuai kebutuhan tubuh, menghindari polutan, dan menggunakan produk perawatan wajah sesuai jenis kulit jika diperlukan. 

 

 

Referensi :

Panduan Praktik Klinis Persatuan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin di Indonesia

 

 

 

 

 

 

 

 



Tanya Skata