Menstruasi menjadi bagian dari kehidupan sebagian besar wanita, namun masih banyak wanita yang belum paham mengenai karakter menstruasinya. Seringkali wanita mengkhawatirkan arti perubahan darah menstruasi dan mempertanyakan apakah perubahan tersebut berkaitan dengan penyakit tertentu. Untuk menghindari kecemasan yang tidak perlu, wanita wajib dibekali mengenai pengetahuan yang baik mengenai menstruasi, termasuk tentang warna darahnya.

Setiap wanita perlu tahu bahwa warna darah selama menstruasi dan pada setiap siklus bulanan dapat berbeda. Kok bisa? 

Selama menstruasi, baik di awal, pertengahan, maupun akhir, warna darah dapat bervariasi mulai dari warna kehitaman, kecoklatan, atau gradasi warna merah mulai dari merah tua, merah terang sampai pink, bahkan terkadang dapat berwarna oranye. 

Penyebab darah menstruasi berwarna kehitaman, kecoklatan, atau merah tua antara lain:

  • darah tertahan lama di rahim misalnya darah keluar setelah bangun tidur atau setelah bebaring dalam waktu lama
  • aliran keluarnya darah lambat 
  • pasien mengalami anemia

Perubahan warna darah menjadi lebih gelap terjadi akibat proses oksidasi darah (bertemunya oksigen dengan zat lain) selama perjalanan keluar dari vagina, akibat lebih banyak jaringan endometrium yang meluruh, atau karena darah mengandung zat besi yang lebih banyak. 

Sementara itu, darah menstruasi akan berwarna merah terang bila:

  • darah belum sempat mengalami oksidasi misalnya keluar bersamaan saat berkemih,
  • aliran darah yang keluar sangat cepat,
  • volume darah yang keluar banyak, biasanya pada pertengahan durasi menstruasi, atau 
  • saat terjadi kram perut bawah akibat kontraksi rahim yang mempercepat laju keluarnya darah melalui vagina

Darah menstruasi juga dapat berwarna pink akibat rendahnya kadar estrogen dalam tubuh atau karena bercampur dengan lendir mulut rahim. Porsi cairan serviks yang lebih banyak dibanding jaringan endometrium juga dapat membuat darah menstruasi berwarna oranye.

Baca: Dear Wanita, Ini 6 Cara Menyayangi dan Menghargai Organ Reproduksimu Sendiri

Kapan harus waspada?

1. Menstruasi saat hamil

Jangan salah, minimnya pemahaman mengenai menstruasi membuat sebagian para wanita beranggapan bahwa saat awal kehamilan akan terjadi menstruasi. Padahal, yang terjadi bukanlah menstruasi namun flek implantasi. Justru, salah satu tanda kehamilan adalah keterlambatan menstruasi. Waspadai dan segera ke dokter bila saat kehamilan, terjadi perdarahan dari vagina seperti saat menstruasi.

2. Nifas vs menstruasi

Setelah persalinan akan terjadi masa nifas selama 40 hari atau sekitar 6 minggu. Nifas berbeda dengan menstruasi. Menstruasi baru akan terjadi setelah proses nifas selesai. Waktunya bervariasi bergantung pada status menyusui dan apakah Anda menggunakan kontrasepsi. Anda perlu waspada bila darah yang keluar setelah persalinan semakin hari semakin bertambah banyak volumenya.

3. Disertai keluhan penyerta

Darah menstruasi dapat berwarna merah terang atau oranye akibat infeksi bakteri. Pada kondisi ini, umumnya disertai keluhan nyeri pada perut bawah atau saat berkemih.

4. Memiliki faktor risiko

Selain karena infeksi bakteri, darah menstruasi dapat berwarna merah terang atau oranye juga dapat disebabkan oleh penyakit menular seksual. Bila Anda memiliki faktor risiko seperti bergonta-ganti pasangan atau tidak menggunakan kondom saat berhubungan seksual, pikirkan kemungkinan terjadi penularan infeksi klamidia atau gonore. 

5. Durasi atau siklus menstruasi abnormal

Darah menstruasi berwarna merah terang dapat terjadi karena kelainan ginekologi misalnya polip atau mioma. Anda harus waspada bila durasi haid memanjang lebih dari 8 hari, terdapat perdarahan vagina di antara siklus menstruasi, atau siklus menstruasi tidak teratur.

Baca: Saat Miom Muncul Tanpa Gejala

Ternyata, sebagian besar jawaban atas keluhan perubahan warna menstruasi merupakan variasi normal. Diagnosis penyakit memang tidak serta merta dapat disimpulkan hanya dari perubahan warna darah menstruasi. Tapi harus dievaluasi kembali bagaimana durasi atau siklus menstruasinya dan apakah ada keluhan lainnya.