Banyak yang menyangka, seks di usia lansia tidak akan sama memuaskannya seperti di usia 20 tahun. Padahal, seks di usia lanjut masih bisa tetap menggairahkan, lho! Para senior rupanya masih bisa menikmati aktivitas seksualnya di usia 60, 70, bahkan lebih. Seks pun bisa meningkatkan rasa percaya diri sekaligus menjaga kesehatan fisik para lansia.

Memang, seiring bertambahnya usia, fungsi organ pria dan wanita mengalami penyesuaian. Pada pria, level testoteron akan menurun sehingga membutuhkan stimulasi lebih untuk ereksi dan mencapai orgasme. Ada kalanya orgasme juga menjadi lebih singkat dan ejakulasi menjadi lebih minim. Pun, butuh waktu untuk kembali ereksi setelah ejakulasi. Wanita, di sisi lain juga mengalami hal yang sama. Ketika sudah mengalami menopause, daerah V menjadi lebih kering sehingga butuh stimulan untuk mencapai orgasme. Hal ini juga mempengaruhi minat untuk melakukan hubungan seksual. 

Mungkin, sejumlah penyesuaian di atas akan menimbulkan rasa tidak nyaman. Namun, dengan menerima segala perubahan dan mencoba beradaptasi dengan kondisi baru, lansia bisa menjaga kenyamanan seks yang sehat dan tetap memuaskan. 

Apakah seks saat lansia akan mempengaruhi kondisi kesehatan? 

Hubungan seks tidak memengaruhi kondisi kesehatan, namun berdampak pada performa. Jika lansia memiliki kondisi kesehatan yang kurang seperti jantung, penyakit hati, atau arthritis, maka hubungan seks akan jadi lebih menantang. Untuk mereka yang telah menjalani rangkaian operasi atau dalam pengobatan, seperti pengobatan tekanan darah, antihistamin, anti depresan, dan obat acid-blocking bisa mempengaruhi fungsi seksual. Tapi, bukan berarti ini menghalangi aktivitas seksual dan Anda tetap bisa bereksperimen cara dan posisi untuk tetap nyaman berhubungan.  

Misal, jika Anda baru saja mengalami serangan jantung konsultasikan pada dokter mengenai hal ini. Perlukah jeda waktu untuk kembali bisa beraktivitas seksual ataukah sudah aman melakukannya. Atau, apabila Anda memiliki radang sendi, coba posisi seks yang berbeda untuk gunakan bantal panas sebelum dan sesudah berhubungan. Intinya, tetap positif dan nikmati momen intim bersama pasangan. 

Bagaimana agar seks di usia lanjut bisa tetap nyaman dan aman? 

Walau ada beberapa hal yang tak sama dengan masa muda dulu, tapi kepuasan seks masih bisa dijaga hingga usia tua, caranya: 

● Komunikasi dengan pasangan. Penting untuk Anda berbagi dengan pasangan mengenai seks. Terbuka akan keinginan, angan, hasrat, dan kekhawatiran bisa membuat momen intimasi menjadi lebih nyaman dan menyenangkan. 

● Konsultasi dengan dokter. Khususnya, jika Anda atau pasangan memiliki kondisi kronis atau dalam pengobatan yang bisa mempengaruhi atifitas seksual.

● Konsultasi dengan terapis seks. Untuk masalah spesifik yang dialami Anda dan pasangan, baiknya konsultasikan dengan terapis seks untuk mendapat penanganan yang tepat.

● Perluas arti seks. Jangan terpaku pada senggama, tapi juga momen intimasi bersama pasangan. Sentuhan, ciuman, dan kontak intim lain bisa menjadi momen menggairahkan dan tak kalah menyenangkan.  

● Jangan terpaku pada rutinitas. Oke, di waktu senja Anda kini mungkin memiliki waktu luang yang lebih banyak sehingga menciptakan rutinitas untuk kenyamanan. Tapi bedakan dengan urusan ranjang. Jika Anda terbiasa melakukan hubungan seks di malam hari, coba variasi di pagi hari dimana tubuh baru kembali bugar pasca tidur malam. 

● Selalu katakan ya pada romansa! Jangan jadikan usia penghalang romantisme antar Anda dan pasangan. Mungkin anak-anak sudah sibuk dengan keluarga masing-masing sehingga Anda menghabiskan waktu berdua dengan pasangan. Sesekali bosan, wajar adanya. Karenanya, selalu ciptakan suasana penuh cinta dengan pasangan. Sedikit teks nakal, tak ada salahnya. Walaupun Anda satu atap bukan berarti Anda tak bisa eksplorasi nuansa. WhatsApp ‘mengundang’ di ruangan berbeda, kenapa tidak? 

Yang terpenting, untuk menjaga stamina di ranjang pastikan Anda makan asupan sehat tiap harinya, tetap berolahraga ringan secara reguler, hindari alkohol dan rokok. Dengan begitu, bisa dipastikan kekuatan Anda saat di ranjang tak kalah hebatnya dibandingkan ketika Anda berada di usia lebih muda!

 



Tanya Skata