Saat harus #dirumahaja kala Ramadan, semangat kita untuk berbagiharus tetap tinggi. Karena, Ramadan tak hanya sekadar membersihkan diri dengan menahan haus, lapar, dan hawa nafsu, tapi juga berlomba mendapat pahala yang berlipat ganda dalam melakukan hal yang positif, salah satunya dengan bersedekah atau berbagi. 

Jika saat keadaan normal berbagi bisa dilakukan secara langsung, kali ini berbagi tetap bisa dilakukan walau sedang #dirumahaja. Apa saja, ya pilihannya?

Sedekah pada keluarga atau kerabat terdekat 

Tahukah Anda bahwa sedekah pada kerabat terdekat lebih utama dibandingkan dengan orang lain? Saat Anda terpikir untuk berbagi, coba ingat dulu sanak saudara atau kerabat terdekat yang sedang membutuhkan. Dalam kondisi pandemi, situasi prihatin dirasakan pada semua orang tak terkecuali. Namun, ada dampak yang lebih siginfikan bagi sebagian orang. Jika Anda lebih beruntung, cari tau apakah keluarga, sanak saudara atau kerabat ada yang membutuhkan bantuan. Tawarkan memberikan bantuan, sesuai dengan kebutuhan mereka. 

Berbagi lewat aplikasi online 

Ya, online adalah cara termudah untuk bisa bersedekah tanpa harus berinteraksi atau melakukan kontak saat kondisi PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) seperti saat ini. Ada banyak pilihan berbagi, mulai dari menolong mereka yang sedang dalam masa pengobatan penyakit lewat Kitabisa.com atau lewat lembaga penyalur zakat seperti Rumah Zakat dan Dompet Dhuafa bagi mereka yang kurang mampu. Anda tinggal klik pilihan pada siapa Anda ingin mengirimkan bantuan dan situs akan memberikan nomor rekening. Anda pun kemudian akan mendapat laporan pertanggungjawaban saluran donasi. Jadi, tak perlu khawatir donasi akan hilang atau salah tujuan. Yang terpenting, lakukan donasi pada situs resmi yang sudah Anda ketahui validitasnya. 

Mengirimkan makanan pada tetangga atau warga sekitar 

Berbagi tak harus pada mereka yang kurang mampu, kita juga bisa saling berbagi dengan tetangga atau warga sekitar rumah. Bagaimana caranya? Jika kita memasak, lebihkan sedikit untuk berbagi. Jika kita memesan makanan secara online, mungkin memesan lebih dari satu bisa menjadi pilihan. Saat mengantar, tetap perhatikan syarat PSBB dengan berjaga jarak dan menggunakan masker. Atau jika Anda memesan secara online, Anda bisa langsung mengirimkan langsung ke alamat penerima. Tak ada alasan untuk tidak beramal salih di bulan baik. 

Sisihkan untuk para pengemudi ojek online 

Siapa, sih yang tak pernah memesan makanan lewat ojek online? Rasanya semua pernah melakukannya, bahkan mungkin lebih sering saat PSBB karena harus #dirumahaja. Nah, tak ada salahnya untuk juga berbagi dengan para driver ojek. Ada beberapa restoran yang menyediakan paket berbagi dengan driver, atau Anda bisa sisihkan lebih dana untuk membelikan mereka makanan di tempat Anda memesan. Bingung mau beli makanan apa untuk mereka? Tak perlu khawatir, Anda bisa tetap sisihkan tips untuk mereka di akhir pemesanan agar dananya bisa mereka gunakan kemudian. Jumlahnya? Seikhlas Anda tentunya. 

Keranjang berbagi untuk mereka yang membutuhkan 

Nah, ini cara baru yang lebih variatif dan marak dilakukan saat PSBB. Beberapa rumah sudah memberlakukan keranjang berbagi. Apa itu? Keranjang berbagi adalah tempat Anda menaruh makanan atau alat pembersih (seperti hand sanitizer, masker, tisue basah, atau disinfektan) yang bisa diambil oleh mereka yang membutuhkan. Bisa ditaruh di teras rumah Anda, atau di pos satpam komplek rumah. Mereka (penghuni komplek juga Anda) bisa menaruh apa saja di dalam kotak atau keranjang, untuk kemudian boleh diambil oleh siapapun (baik ojek online atau mereka yang kurang mampu). 

Apapun caranya, awali dengan niat yang tulus ikhlas untuk berbagi. Selain mendapat pahala berganda di bulan penuh berkah, berbagi akan membuat Anda lebih kaya dalam bersyukur. Yuk, dimulai segera! 

 



Tanya Skata