Ketika wabah virus corona merebak, yang terpikir oleh seorang ibu menyusui tentu tidak hanya dirinya, namun juga bayinya. Apalagi, jika bayinya masih dalam fase ASI eksklusif, dimana ASI menjadi sumber makanan utama yang disarankan. Jika ia ternyata terinfeksi oleh virus corona, apakah virus tersebut dapat menular ke bayi melalui ASI? Haruskah seorang ibu memisahkan diri dari bayi untuk sementara hingga ia sembuh?

CDC (Pusat Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit di AS) sejauh ini belum benar-benar mengetahui apakah ASI dapat menularkan virus corona atau tidak. Meskipun demikian, penelitian terbatas yang dilakukan pada para ibu menyusui yang terkena virus corona (COVID-19) dan SARS-CoV  (Severe Acute Respiratory Syndrome) menunjukkan bahwa virus corona tidak menular melalui ASI. 

Jadi, panduan sementara (interim guidance) yang dikeluarkan oleh CDC menyatakan bahwa ibu menyusui yang berstatus dalam pengawasan atau suspect virus corona tetap bisa menyusui bayinya dengan syarat berikut:

1. Mencuci tangan dengan benar sebelum menyentuh bayinya

2. Menggunakan masker saat menyusui bayi secara langsung

3. Jika memerah ASI, ibu menyusui harus mencuci tangan dengan benar sebelum menyentuh peralatan memompa ASI

4. Bersihkan alat memompa ASI setelahnya sesuai standar kebersihan 

5. Jika memungkinkan, pemberian ASI perah dilakukan oleh anggota keluarga lain yang sehat

Bagaimana cara membersihkan alat memompa ASI yang benar?

Mengingat virus corona dapat bertahan pada benda yang terkena percikan ludah orang yang terinfeksi, maka peralatan memompa ASI harus dibersihkan dengan benar setelah digunakan. Berikut ini cara yang disarankan oleh CDC:

1. Melepas setiap rangkaian komponen yang terkena ASI, bersihkan di bawah air mengalir

2. Masukkan ke dalam baskom bersih, cuci dengan sabun pembersih khusus untuk peralatan bayi. Gunakan sikat bila perlu.

3. Bilas hingga bersih lalu tiriskan hingga kering sempurna sebelum disimpan kembali. Jangan gunakan lap untuk mengeringkan karena bisa menjadi sarana perpindahan kuman.

Langkah di atas juga berlaku untuk ibu menyusui yang memiliki gejala flu, mengingat virus corona memiliki gejala yang mirip. Dalam kasus ini, langkah antisipasi sebaiknya dilakukan meskipun belum positif terinfeksi virus corona. Bagi pasien yang sudah berstatus dalam pengawasan, ikuti rekomendasi dari tenaga medis yang berwenang.

 



Tanya Skata