Ya, di layanan kesehatan yang memiliki fasilitas peduli remaja, remaja bisa berkonsultasi tentang masalah kesehatannya dengan nyaman tanpa terhakimi dengan dokter ramah remaja. Seperti apa sih dokter remaja itu? Simak yuk, penjelasan dari dr. Dyana Safitri Vellies, SpOG(K), MKes berikut!

1. Sebenarnya perlu tidak sih peran dokter atau layanan kesehatan untuk remaja?

Perlu, remaja butuh berdiskusi dengan dokter atau petugas kesehatan untuk mendapat informasi yang benar mengenai kesehatan reproduksinya. 

2. Kapan waktu yang tepat untuk remaja mengunjungi dokter atau layanan ramah remaja?

Saat remaja membutuhkan pelayanan medis atau sekedar konsultasi untuk menjaga kesehatannya, baik kesehatan fisik maupun jiwa. 

3. Sejak tahun 2003, pemerintah mulai memperhatikan kesehatan remaja dan membuat Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) yang berisikan dokter dan praktisi ahli kesehatan remaja. Fasilitas apa saja yang bisa kita temukan di sana?  

Pelayanan medis, skrining, akses informasi kesehatan, pengelolaaan perilaku berisiko pada remaja, yang ditangani oleh praktisi ahli dan dokter ramah remaja. 

4. Kalau ingin konsultasi ke dokter, ada dokter apa saja di PKPR?

Karena PKPR berada di dalam puskemas, maka yang tersedia hanya dokter umum. 

5. Apa beda dokter di PKPR dengan dokter di klinik lain?

Semua petugas kesehatan mulai dari dokter umum, bidan, perawat di PKPR memberikan pelayanan yang ramah remaja. Mungkin berbeda dengan penanganan di klinik lain yang pendekatannya lebih umum. 

6. Dokter ramah remaja seperti apa, sih?

Dokter ramah remaja adalah dokter yang paham akan permasalahan kesehatan remaja secara utuh (holistik) dan mampu berkomunikasi dengan remaja tanpa menghakimi. 

7. Pelayanan apa saja yang diberikan oleh dokter ramah remaja?

Konsultasi seputar kesehatan dan permasalahannya seperti masalah pubertas, penyakit tidak menular, kesehatan seksual dan reproduksi, penyakit infeksi, kekerasan, kesehatan jiwa, kecelakaan, nutrisi, narkoba, rokok, dan gangguan adiksi lainnya.

8. Rekrutmen dokter ramah remaja seperti apa? 

Sejauh ini rekruitmen berupa pelatihan untuk dokter puskesmas Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja. Nantinya akan ada pelatihan untuk petugas kesehatan yang berpraktek swasta.

9. Ada syarat usia tidak untuk dokter ramah remaja? 

Tidak ada syarat usia dalam rekruitmen dokter ramah remaja, yang penting memiliki keberpihakan terhadap remaja, itu saja. 

10. Biasanya apa sih yang remaja keluhkan di dokter ramah remaja sehubungan dengan kesehatan reproduksinya? 

Biasanya seputar gangguan haid, haid tidak teratur, atau sakit pada pre menstruasi. Masalah lebih berat seperti Infeksi Menular Seksual (IMS) juga ada, namun sangat jarang. 

11. Apakah dokter ramah remaja bisa memberikan akses terhadap kontrasepsi?

Hingga saat ini, belum ada peraturan khusus yang mengatur tentang hal ini. 

12. Perlukah dampingan orangtua saat remaja mengunjungi dokter ramah remaja? 

Orang tua dapat mendampingi saat remaja mengunjungi dokter, namun mereka perlu diberi kepercayaan untuk bicara sendiri dengan petugas kesehatan dan ikut serta dalam pengambilan keputusan seputar kesehatannya.

13. Pada layanan kesehatan ramah remaja, remaja diberikan otonomi untuk membuat janji temu serta konsultasi tanpa pendampingan. Namun, bagaimana jika diperlukan tindakan medis apakah persetujuan orangtua tetap diperlukan? 

Tentu perlu. Persetujuan orangtua tetap diperlukan saat ada tindakan medis yang harus dilakukan.  

14. Terakhir, dimanakah kita bisa menemukan dokter ramah remaja? 

Dokter ramah remaja hadir untuk membantu di Puskesmas yang memiliki Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja yang tersebar hampir di seluruh Indonesia. 

 

 

 



Tanya Skata