Tak dapat kita pungkiri bahwa kemunculan berbagai jenis gadget merupakan tanda dari kemajuan teknologi yang pesat dan tentunya membawa dampak positif seperti; memudahkan komunikasi, memudahkan akses ke ilmu pengetahuan secara cepat, memperluas jejaring pertemanan dan lainnya. Akan tetapi, tahukah Anda, gadget kesayangan Anda itu juga bisa bikin sering sakit pinggang lho.

Kebiasaan buruk pengguna gadget

Kerap kali, para pengguna gadget memiliki kebiasaan buruk yang berhubungan dengan postur tubuh. Kebanyakan dari mereka cenderung menunduk saat menggunakan gadget. Postur ini disebabkan oleh penempatan layar gadget yang tidak sejajar dan cenderung lebih rendah dari mata penggunanya. Pada pengguna smartphones, postur ini disebut juga dengan text neck dan merupakan salah satu penyebab utama sakit kepala, leher, dan pinggang yang berkepanjangan. Selain postur yang buruk tersebut, para pengguna gadget juga terbiasa untuk duduk dalam jangka waktu yang tidak sebentar. Duduk secara berkepanjangan tentu juga memiliki dampak negatif terhadap postur. 

Bahayakah jika diteruskan?

Ya, jika Anda tidak memperhatikan postur dengan benar, hal ini akan membahayakan. Kenapa? Karena kepala seorang dewasa memiliki berat sekitar 5 Kg hingga 6 Kg dan ditopang oleh leher saat dalam posisi tegak. Namun, saat Anda menunduk, beban tersebut bisa menjadi berkali lipat bertambah dan bahkan dapat mencapai 30 Kg. Beban berlebih ini harus ditanggung leher dan dalam jangka panjang, dapat menyebabkan rasa nyeri bahkan secara permanen merusak otot dan tulang leher. 

Tak hanya itu, beban yang terlalu berat pada tulang leher tersebut juga akan menekan tulang belakang di bawahnya secara tidak langsung. Dampaknya, para pengguna gadget dengan waktu yang lama, terlebih yang menerapkan postur buruk, biasanya akan mengeluhkan nyeri pinggang hingga nyeri lutut yang dapat menjalar ke kaki.

Duduk berjam- jam juga sangat buruk efeknya terhadap postur dan meningkatkan nyeri pinggang. Dengan duduk lama, resiko kekakuan otot dan sendi meningkat. Efeknya, pengguna dapat mengalami kelemahan otot, nyeri berkepanjangan, dan juga beresiko tinggi untuk terkena saraf terjepit.

Jadi, bagaimana solusinya?

Segala sesuatu di dunia ini tidak ada yang baik bila berlebihan. Sama halnya dengan gadget. Meskipun perannya sangat vital dewasa ini, Anda tetap harus bijak dalam penggunaan. Penggunaanya yang disertai dengan postur yang baik serta durasi yang sewajarnya seharusnya tidak akan menyebabkan dampak buruk ke tubuh. Maka dari itu, beberapa tips berikut di bawah ini bisa dipraktikkan bagi Anda yang sering menggunakan gadget

Bagi pengguna laptop / gadget berukuran besar lainnya

  • Gunakanlah meja dan pilih yang memungkinkan lengan sejajar dengan lantai saat bahu rileks.
  • Pilih kursi dengan ketinggian yang memungkinkan kaki Anda tertanam kuat di lantai.
  • Meninggikan layar komputer/ laptop agar setinggi dengan wajah.

Bagi pengguna telepon seluler dan gadget berukuran kecil lainnya

  • Hindari penggunaan perangkat seluler dengan cara membungkuk, peganglah ponsel/gadget lainnyasebisa mungkin sejajar wajah.
  • Hindari menjepit ponsel antara bahu dan telinga Anda bahkan saat menelepon.

Bagi seluruh pengguna gadget

  • Lakukanlah peregangan singkat sesekali saat menggunakan gadget untuk memperbaiki atau mencegah postur yang buruk
  • Mengistirahatkan diri sebentar dari gadget setiap 30 menit sekali dengan cara berdiri dan merentangkan seluruh anggota badan.

Jadi, penggunaan gadget tentu tidak dilarang, asalkan Anda bisa menjaga kesehatan postur tubuh saat menggunakan dan membatasi pemakaian agar kesehatan tubuh tak terganggu. 

 

 

 

 

 



Konsultasi dengan dokter