Saat usia anak sudah mendekati 6 bulan, beribu perasaan muncul di hati ibu. Excited, cemas, bahkan bingung. Alasannya, terlalu banyak informasi tentang MPASI (Makanan Pendamping ASI) yang berbeda, sesederhana yang menu tunggal atau langsung 4 bintang. Termasuk, anjuran untuk memberikan MPASI buatan sendiri alias MPASI homemade alih-alih MPASI instan, karena lebih sehat. Tapi, apa enggak ribet? Ala bisa karena biasa. Berikut resep MPASI homemade untuk para ibu yang baru memulai perjuangan mengenalkan anak pada makanan padat pertamanya. 

1. Bubur hati ayam 

Bahan:

  • 60 gram nasi 
  • 30 gram hati ayam, cincang halus 
  • 10 gram bayam, iris kecil 
  • 7,5 ml minyak jagung, untuk menumis
  • Garam secukupnya (jika diperlukan)

Bumbu halus:

  • ½ siung bawang putih
  • ½ siung bawang merah 
  • ½ ruas jahe 

Cara membuat:

  1. Tumis bumbu halus hingga harum 
  2. Tambahkan hati ayam, masak hingga berubah warna
  3. Masukan bayam dan garam secukupnya, masak hingga matang
  4. Tambahkan nasi, lalu saring hingga teksturnya sesuai dengan yang diinginkan 

2. Bubur udang buncis 

Bahan:

  • 60 gram nasi 
  • 40 gram udang giling
  • 10 gram buncis, potong-potong kecil 
  • 7,5 ml minyak jagung, untuk menumis
  • Jeruk nipis secukupnya

Bumbu halus:

  • ½ siung bawang putih
  • ½ siung bawang merah 
  • Garam secukupnya (jika diperlukan)

Cara membuat:

  1. Lumuri udang dengan jeruk nipis dan garam, diamkan sekitar 15 menit 
  2. Tumis bumbu halus hingga harum
  3. Masukan udang dan buncis, masak hingga matang
  4. Tambahkan nasi, lalu saring hingga teksturnya sesuai dengan yang diinginkan 

3. Bubur daging sapi

Bahan:

  • 60 gram nasi 
  • 50 gram daging sapi giling
  • 15 gram bayam, iris kecil-kecil 
  • 7,5 ml minyak jagung, untuk menumis

Bumbu halus:

  • 1 siung bawang putih
  • 1 siung bawang merah 
  • Garam secukupnya (jika diperlukan)

Cara membuat:

  1. Kukus daging sapi giling yang sudah dicampur dengan bumbu halus didalam wadah tahan panas hingga matang
  2. Tambahkan bayam
  3. Masukan minyak kelapa dan garam secukupnya
  4. Tambahkan nasi, lalu saring hingga teksturnya sesuai dengan yang diinginkan 

Baca: Sumber Lemak untuk MPASI, Enggak Harus yang Impor

4. Bubur opor ayam

Bahan:

  • 60 gram nasi 
  • 60 gram daging ayam cincang halus
  • 15 gram santan cair
  • 1 ½ sdm wortel parut 
  • 1 lembar daun salam
  • 1 lembar daun jeruk
  • 30 ml air matang
  • 2,5 ml minyak jagung, untuk menumis
  • Garam secukupnya (jika diperlukan)

Bumbu halus:

  • 1 siung bawang putih
  • 1 siung bawang merah 
  • 1 ruas jahe
  • 1 butir kemiri
  • Ketumbar secukupnya

Cara membuat:

  1. Tumis bumbu halus dengan daging ayam hingga harum, tambahkan 30 ml air matang, lalu masukkan wortel, daun salam, dan daun jeruk
  2. Tambahkan santan, lalu masak terus hingga mendidih dan kuah mengental
  3. Ketika hendak dicampurkan dengan nasi, buang daun salam dan daun jeruk. Tambahkan nasi, lalu saring hingga teksturnya sesuai dengan yang diinginkan. 

5. Bubur sop ayam

Bahan:

  • 60 gram nasi 
  • 60 gram daging ayam cincang halus
  • 1 ½ sdm wortel parut 
  • 10 gram buncis potong-potong kecil
  • Daun seledri secukupnya (bila diperlukan)
  • 30 ml air matang
  • 7,5 ml minyak jagung, untuk menumis
  • Garam secukupnya (jika diperlukan)

Bumbu halus:

  • 1 siung bawang putih
  • 1 siung bawang merah 

Cara membuat:

  1. Tumis bumbu halus hingga harum
  2. Masukan daging ayam hingga berubah warna dan matang
  3. Masukan wortel dan buncis, masak hingga matang
  4. Tambahkan daun seledri dan garam secukupnya
  5. Tambahkan nasi, lalu saring hingga teksturnya sesuai dengan yang diinginkan 

6. Tim ayam kecap

Bahan:

  • 60 gram beras
  • 300 ml kaldu ayam
  • 100 gr daging ayam rebus, potong dadu
  • 1 ½ sdm wortel parut
  • 2 sdm kecap manis
  • 1 ½ sdm minyak jagung untuk menumis 
  • Merica dan garam secukupnya (bila diperlukan)

Bumbu halus:

  • 1 siung bawang putih
  • 1 siung bawang merah

Cara membuat:

  1. Tumis bumbu halus hingga harum, lalu masukkan potongan daging ayam rebus dan beras. 
  2. Aduk hingga berwarna kekuningan
  3. Masukkan kaldu ayam, merica, wortel, kecap manis, dan garam, lalu aduk rata
  4. Tempatkan di wadah tahan panas, lalu kukus hingga nasi matang

Baca: Beri MPASI, Pahami Manfaat Mikronutrien dan Makronutrien

7. Tim tuna

Bahan:

  • 60 gram nasi
  • 60 gram ikan tuna, potong kecil-kecil
  • 1 ½ sdm wortel parut
  • 1 tangkai daun bawang
  • 1 iris jahe
  • 5 ml minyak jagung untuk menumis 
  • Garam secukupnya (jika diperlukan) 
  • Kecap secukupnya

Bumbu halus:

  • 1 siung bawang putih
  • 1 siung bawang merah

Cara membuat:

  1. Tumis bumbu halus hingga harum
  2. Masukan potongan ikan tuna, tambahkan sedikit air, lalu masukkan wortel, daun bawang, jahe, garam, dan kecap
  3. Masak hingga matang dan air berkurang sesuai selera 
  4. Masukan ikan tuna dan nasi ke dalam wadah tahan panas, lalu kukus sekitar 20 menit

8. Tim kentang telur

Bahan:

  • 150 gram kentang, rebus dan haluskan
  • 50 gram daging ayam cincang, rebus 
  • 1 ½ sdm wortel parut
  • 1 butir telur, kocok lepas
  • 10 gr margarin
  • Garam secukupnya (jika diperlukan)

Cara membuat:

  1. Campur semua bahan dan aduk rata
  2. Tambah air hingga adonan tenggelam dalam air, lalu masukkan ke dalam wadah tahan panas
  3. Kukus hingga matang

9. Pure pisang apel (camilan)

Bahan :

  • 50 gram apel
  • 50 gram pisang 

Cara membuat :

  1. Haluskan apel (bila perlu boleh dikukus terlebih dahulu)
  2. Campur dengan pisang yang sudah dihaluskan 

Selain menu MPASI, perhatikan pula hal ini:

1. Pahami konsep MPASI

MPASI terbaik adalah MPASI rumahan buatan sendiri yang dapat memenuhi kebutuhan nutrisi si kecil, baik dari zat gizi makro seperti karbohidrat, lemak, dan protein, dan juga zat gizi mikro seperti vitamin dan mineral. Terlepas dari bagaimana cara menyiapkannya, memasak dengan alat modern atau alat rumahan biasa, yang terpenting komposisi MPASI tepat untuk kebutuhan si kecil sehingga pertumbuhan dan perkembangannya akan berlangsung optimal. 

2. Waktu pemberian MPASI

MPASI mulai dapat diberikan kepada si kecil bila ASI saja sudah tidak dapat mencukupi kebutuhan nutrisi si kecil. Menurut World Helath Organization (WHO) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDAI) merekomedasikan pemberian MPASI saat bayi berusia 6 bulan. Hal ini disebabkan karena pada usia 6 bulan si kecil sudah mulai siap untuk makan, otot dan saluran cerna bayi sudah siap menerima makanan. 

Baca: Alasan di Balik Hilangnya Nafsu Makan Bayi

3. Strategi pemberian MPASI

Ada 4 strategi dalam pemberian MPASI, yaitu tepat waktu, adekuat, aman, dan diberikan secara responsif (memperhatikan kapan bayi lapar dan kenyang). 

4. Tekstur MPASI

Hal terakhir yang perlu diperhatikan adalah sesuaikan tekstur MPASI dengan usia si kecil. Jika tak sesuai, bayi bisa makan lebih sedikit, saluran cernanya pun bekerja lebih berat. Berikut panduan tekstur MPASI sesuai usia:

  • Usia 6 bulan: Tekstur bubur kental (puree) atau makanan yang dihaluskan.
  • Usia 6-9 bulan: Tekstur puree atau makanan yang dilumatkan hingga halus (mashed).
  • Usia 9-12 bulan: Tekstur agak kasar, misal dicincang halus (minced), dicincang kasar (chopped), atau finger food (makanan yang dapat digenggam).

Semoga dengan bahan-bahan bernutrisi, tekstur dan porsi yang tepat, proses makan yang menyenangkan sesuai kebutuhan bayi, tumbuh kembangnya berlangsung optimal, ya! 

 

Referensi: Buku RESEP MPASI dr. Meta Hanindita, Sp.A(K) 

Image by Freepik