Beberapa orang pernah mengalami gejala COVID-19 berbagi cerita pada kerabat bahkan di media sosialnya, bahwa COVID-19 tidak berbahaya, hanya seperti flu biasa. Pilek, demam, hidung tersumbat, batuk, dan sakit tenggorokan adalah gejala yang umumnya dirasakan. Tidak ada sesak napas atau hilang penciuman seperti gejala COVID-19 sebelumnya. Sayangnya, inilah yang menjadi dalih lansia enggan divaksinasi COVID-19. Pertanyaannya, benarkah vaksinasi COVID-19 tidak diperlukan lagi?

Faktanya, vaksinasi meringankan gejala, lho!

Berdasarkan data vaksin.kemkes.go.id per 13 Juli 2022, cakupan vaksinasi dosis 2 untuk 208 jutaan masyarakat sasaran vaksinasi sudah mencapai 81,35%. Sementara untuk lansia, cakupan vaksinasi lengkapnya sudah mencapai 67,89%. Meskipun demkian, tak banyak yang menyadari bahwa vaksinasi lengkap tersebut berperan besar membuat gejala COVID-19 terasa lebih ringan, hanya seperti flu biasa. 

Mengapa? Karena, vaksin bekerja dengan membentuk sistem kekebalan tubuh dapat mengenali dan mengingat cara melawan infeksi virus penyebab COVID-19 sehingga sebagian orang mengalami gejala yang terasa ringan, seperti pilek, batuk, dan sakit tenggorokan saja.

Terlebih bagi lansia yang sistem kekebalan tubuhnya mulai menurun, vaksinasi COVID-19 dapat mencegah perburukan gejala yang membuat mereka membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit, juga mencegah kematian. Syaratnya, vaksinasinya harus didapatkan secara dan tetap disiplin protokol kesehatan. 

Berarti, orang yang belum divaksinasi bisa bergejala berat ya?

Kekebalan tubuh menguat setelah vaksinasi COVID-19 lengkap dilakukan. Pahamkan hal ini pada lansia kita yang masih menolak untuk divaksinasi karena beralasan “hanya seperti flu biasa”.

Lansia yang belum divaksinasi lengkap masih berisiko mengalami gejala berat ketika terkena COVID-19. Apalagi, banyak lansia yang memiliki komorbid atau penyakit bawaan, yang membuat tubuh mereka berjuang lebih berat jika terkena COVID-19.

Kesimpulannya, vaksinasi COVID-19 dosis lengkap sangat diperlukan. Tentunya, dengan tetap disiplin protokol kesehatan.

Sudah saya jelaskan, tapi lansia tetap menolak vaksinasi..

Mungkinkah alasan utamanya bukan karena gejala COVID-19 yang mirip flu biasa? Bisa jadi, mereka takut karena alasan lain, seperti takut disuntik atau takut efek samping. Coba tanyakan dan pahami alasan yang menyebabkan lansia enggan divaksinasi. 

Jika masih belum berhasil, baca artikel Cara Meyakinkan Lansia agar Berani Divaksinasi COVID-19 di sini.

 

Photo created by pressfoto - www.freepik.com