Bicara soal seks tuh, enggak selalu mudah seperti praktiknya. Apalagi buat kita yang menikah sudah lebih dari hitungan dua tangan, ada saja masalahnya. Enggak bisa dipungkiri, makin tua usia pernikahan, makin banyak pula tantangannya walau kita sudah kenal luar dalam. Yang tadinya segala masalah bisa selesai di ranjang, kadang malah berimbas pada urusan ranjang. Wah wah, kalau sudah begini bisa panjang nih akibatnya. Jadi ingin tahu deh, apa aja sih masalah ranjang yang sering muncul setelah menikah?

Duh, enggak ada waktu!

Sang suami sibuk bekerja hingga larut malam, sampai di rumah inginnya langsung rebahan ketemu bantal. Si istri sudah capek urusan rumah tangga juga anak-anak. Malam, masih harus juga beberes untuk besok. Boro-boro mikirin seks, dalam tidur saja otak masih berputar. Padahal menurut Jill Whitney, terapis keluarga di Old Lyme, seks itu penting demi menguatkan hubungan secara fisik dan mental. Mau tak mau harus diusahakan menjadi prioritas. 

Coba deh, atur waktu untuk pulang lebih cepat lalu sempatkan waktu berkualitas berdua. Sekali waktu, boleh juga tuh titipkan anak-anak ke rumah orang tua atau kerabat dekat. Lakukan di akhir pekan, jadi kita punya waktu lebih buat santai sejenak di kasur keesokan paginya (dan bisa lakukan ronde berikutnya!) 

Bosan dengan seks yang gitu-gitu aja

Sebuah penelitian di jurnal BMJ Open, pasangan bisa merasakan jenuh akan seks setelah setahun menikah. Alasannya, karena kita sering eksplor gaya baru di awal pernikahan untuk mendapatkan kepuasan yang pas bersama. Nah, setelah menemukannya kita kerap melakukan hal yang sama sehingga menjadi bosan. Masih nikmat, sih tapi sudah enggak ‘seru’ lagi. 

Kala ini mulai terjadi, jangan biarkan hingga seks menjadi sesuatu yang dihindari. Alih-alih, lakukan hal baru yang mudah. Seperti lingerie baru, coba pijatan lembut, atau nonton film “romantis” bersama sesekali bisa jadi pilihan.

Baca: Nonton Konten Porno Bersama Pasangan, Tingkatkan Gairah atau Picu Perpisahan?

Seks, apa itu seks? 

Saking lamanya tidak berhubungan seksual, pasangan pun akhirnya tidak melakukannya sama sekali bahkan lebih dari setahun lamanya. Tenang, kita tak sendiri. Paul Hokemeyer, PhD, psikoterapis klinis, mengatakan ada 20% pasangan di sebuah penelitian yang tidak aktif melakukan hubungan seksual dalam pernikahannya. Sungguh mengejutkan karena alasannya bukan karena mereka tak lagi memandang pasangannya menarik, tak pula karena alasan usia. Tapi justru karena kesibukan, tanggung jawab, dan kurang percaya diri akan tubuhnya sendiri lah yang jadi alasannya.

Kalau ini terjadi juga pada kita, maka komunikasi adalah kunci utama. Kita perlu berbicara dari hati ke hati bersama pasangan untuk kembali memasukkan seks ke dalam kehidupan. Ingat, kontak fisik dengan pasangan SANGAT penting untuk menumbuhkan dan menetapkan rasa cinta pada pasangan. 

Seks terasa sakit, sih jadi enggak nyaman 

Vaginismus adalah salah satu alasan terbanyak yang membuat wanita khususnya enggan berhubungan seks dengan pasangan. Ketika wanita sudah merasa tidak nyaman karena sakit saat melakukan seks, semudah itu pula seks keluar dari kamusnya. 

Coba dulu telaah saat berhubungan, apakah kondisi tidak nyaman karena kurangnya pemanasan, kondisi vagina yang kering, atau karena takut (terutama mereka yang baru menikah). Gunakan lubrikan (pelumas) dan lakukan pemanasan lebih lama. Jika masih sakit, periksakan ke dokter agar bisa segera ditangani. 

Lelah, ia ingin seks terus menerus! 

Alih-alih enggan melakukan seks, pasangan malah ingin melakukannya terus. Lelah? Sudah pasti! Senikmat apapun seks, kita juga butuh jeda lho.

Kalau sedang enggak mood, tak perlu memaksakan untuk melakukannya. Ajak pasangan untuk ganti suasana dengan berpelukan sayang atau makan malam romantis berdua. Jadikan seks menjadi sesuatu yang ditunggu, bukan yang dihindari! 

Baca: Seni Menolak Ajakan Bercinta Agar Pasangan Tak Sakit Hati

Perlu kita sadari, seks bukan sekedar koneksi fisik semata. Kita perlu juga memupuk cinta dalam hati supaya seks bisa lebih menggairahkan akibat luapan rasa kita untuk pasangan. Coba sekarang, yuk! 

 

Photo created by jcomp - www.freepik.com



Tanya Skata