Menghangatkan bayi atau menjemur bayi pada saat pagi hari merupakan suatu tradisi di Indonesia. "Biar sehat", kata orang tua zaman dulu. Saran untuk menjemur bayi ini kini juga sering diterapkan ketika anak terkena batuk. Meminta anak berjemur sambil kita tepuk punggungnya konon bisa "merontokkan" dahak. Benarkah demikian? Sebelum menjawabnya, yuk kita pahami dulu mengapa anak bisa batuk.

Batuk merupakan keadaan yang normal bila dialami pada anak setidaknya 8 kali dalam setahun. Kenapa? Karena ada banyak jenis virus sementara belum ada kekebalan tubuh anak untuk menangkal virus tersebut. Virus atau benda asing yang masuk kedalam saluran pernapasan akan menghasilkan lendir karena adanya sistem inflamasi (peradangan). Batuk juga merupakah salah satu mekanisme tubuh untuk menangkap dan mengeluarkan benda asing yang masuk kedalam saluran pernapasan, dan akan dikeluarkan bersamaan dengan lendir. Hal ini lah yang memicu terjadinya batuk pada anak.

Anak yang batuk terkadang membuat kita khawatir, apalagi jika frekuensinya makin sering. Akhirnya, obat batuk pun menjadi solusi. Yang disayangkan, pemberian obat batuk ini tidak disertai dengan anjuran dokter. Padahal, obat batuk tidak boleh diberikan sembarangan pada anak di usia kurang dari 1 tahun, karena harus sesuai dosisnya. 

Namun, ada pula orang tua yang menggunakan cara alami untuk meredakan batuk, salah satunya adalah dengan menjemur anak di bawah sinar matahari.

Menjemur anak dibawah sinar matahari ternyata dapat meredakan batuk. Kok bisa? Menjemur anak di bawah sinar matahari bisa membuat badan anak menjadi hangat, sehingga lendir akan berkurang dan batuknya pun akan berkurang. 

Lalu, bagaimana cara menjemur yang tepat?

Menjemur anak dibawah sinar matahari langsung bisa dilakukan dengan tips berikut ini 

1. Gunakan pakaian yang tipis (jangan tanpa pakaian, ya), yang penting ada bagian tubuh yang terkena sinar matahari 

2. Menggunakan pelindung untuk mata dan kepala 

3. Waktu menjemur 08.00-09.00 

4. Durasi menjemur cukup 10-15 menit saja 

5. Segera berikan ASI, susu, atau air putih sesaat setelah berjemur 

Perlu diketahui bahwa menjemur anak bisa juga membayakan bila dilakukan secara tidak benar, misalnya terlalu lama atau salah waktu jemur, karena bisa menyebakan terjadinya kanker kulit seperti melanoma. 

Batuk bisa saja diredakan dengan cara alamiah seperti menjemur anak dibawah sinar matahari, namun perlu diwaspadai bila batuk pada anak tidak kunjung sembuh, apalagi sampai membuat sesak napas. Bisa jadi, anak terkena pneumonia. Segera bawa ke dokter.

Jika belum paham apa itu pneumonia dan seperti apa gejalanya, baca di sini.