Demam pada anak yang biasanya dihadapi dengan tenang oleh orang tua, di masa pandemi Covid-19 menjadi hal yang “bikin parno”. Apalagi, jika demam disertai batuk, pilek, dan sakit tenggorokan. Mengingat sebagian orang tua terlalu takut pergi ke apotek dan rumah sakit, amankah meredakan demam di tanpa obat, seperti dengan cara mengompres dahi? 

Sebelum menjawabnya, kita perlu memahami dulu mengapa demam bisa terjadi. 

Demam bukanlah suatu penyakit, melainkan tanda bahwa tubuh sedang melawan penyakit dan merangsang pertahanan tubuh.

Demam pada anak bisa muncul akibat adanya infeksi didalam tubuh, baik infeksi yang disebabkan oleh bakteri dan juga infeksi yang disebabkan oleh virus. Dengan adanya demam, orang tua punya warning sign atau peringatan sehingga bisa lebih intensif melakukan perawatan.

Meskipun demikian, demam juga bisa terjadi akibat adanya perlawanan daya tahan tubuh anak, seperti demam pasca imunisasi. 

Apakah badan yang panas sudah pasti demam?

Demam adalah suatu kondisi di mana suhu tubuh anak di atas 37,5 C. 

Pastikan bahwa pengukuran suhu tubuh sudah dilakukan dengan tepat menggunakan termometer, jangan hanya memegang bagian dahi atau anggota tubuh lain dalam menentukan demam atau tidak.

Paling mudah, ukur suhu tubuh ketiak dengan termometer digital. Bagi yang belum familiar, caranya tekan tombol untuk menyalakan termometer, kemudian tunggu sampai muncul tulisan Lo. Setelah itu, letakkan ujung termometer ke bagian ujung dalam ketiak, minta anak tutup ketiaknya. Pertahankan posisinya sampai termometer berbunyi, setelah berbunyi baru kita bisa tahu suhu tubuh anak kita. 

Baca: Vitamin Tak Perlu Jika Anak Memiliki Kondisi Begini

Perlukah langsung diberikan obat penurun panas?

Pemberian obat penurunan panas bertujuan untuk menurunkan suhu tubuh dan membuat anak merasa nyaman, jadi boleh saja bila ingin memberikan obat penurun panas pada anak demam. Pemberian obat penurun panas harus diperhatikan dosis dan penggunaannya, ya. 

Meskipun demikian, meredakan demam tak harus langsung dilakukan dengan bantuan obat. Kita bisa melakukan cara alami berikut ini saat anak demam.

Cara redakan demam tanpa obat

1. Kompres dengan air hangat

Letakkan kompres di lipatan ketiak atau selangkangan selama 10-15 menit. Ini akan membantu menurunkan panas lewat pori-pori kulit. Jangan kompres dengan air dingin/air es karena dapat menyebabkan badan menggigil sehingga terjadi kenaikan suhu tubuh. 

2. Perbanyak cairan yang masuk ke tubuh 

Cairan yang dimaksud tidak hanya air putih, tapi juga bisa dengan makanan seperti sup dan jus. Tapi, tetap disarankan memberikan air putih lebih banyak karena mudah diminum dan didapat. Bila usia anak kurang dari 6 bulan, perbanyak pemberian ASI.

3. Gunakan baju yang tipis 

Menggunakan baju yang tebal akan menyebabkan suhu panas terperangkap sehingga malah membuat temperatur semakin naik.

4. Jaga suhu ruangan 

Suhu ruangan sebaiknya dijaga agar tidak terlalu panas dan ventilasi ruangan harus baik.

Kapan harus ke dokter?

Hal ini berkaitan dengan usia anak, penyakit penyerta, dan atau bila terdapat gejala tambahan selain demam. Bawa anak ke dokter jika:

1. Usia anak kurang dari 3 bulan 

2. Usia anak 3-36 bulan yang demam lebih dari 3 hari atau terdapat tanda bahaya seperti lemah dan tidak mau makan 

3. Usia anak 3-36 bulan dengan demam ≥39°C

4. Suhunya>40°c (semua usia)

5. Kejang demam (semua usia)

6. Demam berulang lebih dari 7 hari walaupun demam hanya berlangsung beberapa jam saja (semua usia)

7. Memiliki penyakit kronik seperti penyakit jantung, kanker, lupus, penyakit ginjal (semua usia)

8. Disertai ruam (semua usia)

Namun, jika ada peningkatan gejala di bawah ini, segera bawa ke UGD:

1. Tidak merespons, susah dibangunkan, tidak bisa bergerak

2. Sulit bernapas

3. Bibir, lidah, kuku terlihat kebiruan

4. Ubun-ubun terlihat menonjol atau cekung

5. Ada kekakuan di leher

6. Nyeri kepala hebat

7. Nyeri perut hebat atau muntah-muntah

8. Muncul ruam/bintik keunguan seperti memar

9. Tidak mau makan/minum, terlihat terlalu lemah untuk minum

10. Menangis terus menerus

11. Gelisah

12. Posisi tubuh condong ke depan dan tidak dapat mengontrol air liur

13. Buang air kecil menjadi sedikit atau jarang

Jadi, boleh ya redakan demam tanpa obat. Asalkan, segera ke dokter jika muncul salah satu tanda di atas.

 

 

Photo created by karlyukav - www.freepik.com

 

 

 

 

 



Tanya Skata