Siapa setuju lauk yang digoreng mengundang nafsu makan? Apalagi buat ibu yang anaknya mulai gerakan tutup mulut, gorengan jadi senjata ampuh. Padahal, gorengan justru menyimpan bahaya apalagi jika dikonsumsi terus menerus. Lalu gimana, ya supaya kita masih bisa menikmati gurih makanan (seperti digoreng) tapi tanpa digoreng? Coba tiga resep menu sehat ini, yuk. (Ssst, tak hanya untuk kita lauk ini juga cocok buat Ananda lho!) 

Pepes Ikan Mas 

 Siapkan 1 ekor ikan mas ukuran kecil (maksimal 500gram). Jangan terlalu besar karena ikan mas yang terlalu besar dagingnya tebal, membuat bumbu sulit meresap, sehingga butuh proses memasak yang lebih lama. 

 Siapkan pula 1 sdm (sendok makan) air jeruk nipis, daun kemangi, daun pisang untuk membungkus ikan, irisan 1 buah tomat, 5 lembar daun salam. 5 lembar daun jeruk, 1 batang serai, dan kecap secukupnya.

 Haluskan bumbu yang berisi bawang merah, bawang putih, lengkuas, jahe, cabai merah keriting, cabai rawit merah (opsional, tak perlu gunakan jika untuk anak-anak), gula pasir, garam, ketumbar bubuk, dan kemiri sangrai. 

 Lumuri ikan mas dengan jeruk nipis lalu sisihkan. Di tempat terpisah, capur rata bumbu halus dengan kecap manis, sisihkan. 

 Ambil daun pisang, letakkan ikan di atasnya. Olesi ikan dengan bumbu halus secara merata, lalu tambahkan daun salam, serai, tomat, daun kemangi kemudian tutup dan bungkus dengan daun pisang. Setelah tertutup, sematkan tusuk gigi untuk mengunci pada kedua ujungnya. 

 Kukus pepes dalam dandang hingga matang lalu panggang di atas grill pan. Kalau tak ada, wajan teflon pun boleh. 

 Angkat dan sajikan. Rasakan perpaduan gurih dan wanginya berbagai macam bumbu tradisional, sehat pula!  

 

Ayam panggang tanpa tulang 

 Siapkan ayam bagian dada tanpa tulang, lepas kulitnya, potong sesuai selera (bisa tipis lebar maupun potongan ukuran sedang). 

 Marinasi ayam dengan lada, garam, sedikit gula, bisa juga lumuri ayam bumbu dasar putih dan tambahkan sedikit bubuk cabai (untuk dewasa) lalu simpan di kulkas bawah selama beberapa jam atau semalaman. 

 Tuang sedikit minyak ke dalam teflon atau wajan antilengket sekadar agar ayam tidak lengket, ratakan, nyalakan api kecil. 

 Setelah minyak cukup panas, masukkan ayam ke dalam wajan, biarkan hingga satu sisi matang lalu balik. Semakin besar ukuran ayam, semakin lama proses pematangannya. Untuk potongan sedang, setiap sisi setidaknya membutuhkan 10 menit. 

 Pada saat mulai matang, cairan kaldu akan keluar sehingga akan muncul sedikit kuah. 

 Jangan terlalu kering karena semakin lama maka dagingnya akan semakin alot.

 Angkat dan sajikan untuk makan utama bersama nasi dan sayur, bisa juga untuk selingan sehat bersama potongan selada, timun, atau tomat.  

 

Camilan keripik kentang panggang

 Potong tipis kentang (boleh dengan kulit) atau terkupas. 

 Siapkan bumbu seperti garam, merica, pala bubuk, oregano, cabai bubuk (opsional) 

 Letakkan potongan kentang ke dalam wadah, lalu campurkan dengan bumbu hingga merata. 

 Panaskan oven, lalu panggang kentang sekitar 25-30 menit. Jangan lupa balikkan sisi sebaliknya agar matang sempurna. 

 Ketika kentang sudah mulai mengering dan kecoklatan keluarkan dan sajikan! Nikmatnya tak kalah dengan kentang goreng, yang pasti lebih sehat.

Mengubah kebiasaan dan candu pada gorengan memang membutuhkan proses yang tidak mudah. Tapi percayalah, begitu dimulai kita akan lebih mudah melaluinya dan percayalah hasilnya akan sepadan. Ucapkan selamat datang hidup yang (lebih) sehat!

 

Photo created by 8photo - www.freepik.com

 



Tanya Skata