Siapa sih yang ingin punya anak dengan tubuh tinggi dan sehat? Rasanya semua akan sepakat menjawab, “Saya!” Walau faktor genetik memegang peran sebanyak 60% hingga 80% dalam pertumbuhan tinggi badan anak, tapi jika asupan nutrisi baik ditambah olahraga yang sesuai, ternyata anak bisa menyusul tinggi badan orang tuanya lho! 

Saat anak masih dalam masa pertumbuhan, apalagi dalam masa pubertas, olahraga tepat bisa menjadi cara jitu untuk menambah tinggi badannya. Kalau mau cepat tinggi, apa saja sih pilihan olahraga yang bisa membantu? 

1. Basket 

Bukan mitos, olahraga basket memang terbukti bisa membantu menamabh tinggi badan jika dilakukan dengan rutin. Kenapa? Karena basket adalah kombinasi gerakan melompat dan melempar yang bisa menstimulasi pertumbuhan tulang. Lakukan sebanyak 3-5 kali dalam seminggu untuk hasil yang maksimal. 

2. Squat jump

Pernah dihukum squat jump oleh guru saat sekolah dulu? Ternyata gerakan ini bermanfaat untuk memanjangkan tulang kaki, lho! Dengan posisi jongkok lalu lompat dan kembali jongkok, membuat tulang kaki menjadi kuat dan meregang hingga bisa memicu perpanjangan tulang.

3. Bergantung pada tiang (monkey bar

Jangan lewatkan mainan ini saat Ananda bermain di playground karena ternyata bergelantungan di tiang bisa meregangkan tangan, punggung, bahkan kaki. Bergelantungan menyebabkan gravitasi menarik dan menguatkan otot dengan cara peregangan dan membuat tulang tumbuh maksimal. 

Caranya, genggam erat tiang horizontal lalu mulai bergelantungan. Pindah bar selanjutnya untuk menguatkan otot. Rasakan area yang meregang (punggung, tangan, dan kaki) dan tahan posisi selama 20 detik. Kalau tiang dirasa telalu pendek sehingga Ananda tak bergelantung, tekuk kakinya sehingga tak menyentuh lantai. 

4. Trampolin

Percayalah, tak ada anak yang menolak untuk melompat di trampolin! Saking asyiknya melompat di jaring membal ini, membuat anak merasa sedang bermain saja. Padahal, saat anak melompat, tulang akan meregang dan bertambah panjang. 

Selain itu, trampolin bagus untuk anak yang malas berolahraga karena mereka tak merasa seperti sedang berolahraga. Tak percaya? Perhatikan saja keringat yang muncul setelah 20 menit saja melompat secara konsisten di atasnya! 

5. Renang 

Ya, rasanya tak heran kalau olahraga ini menjadi salah satu yang diminati karena manfaatnya. Renang sangat bagus untuk Ananda yang ingin tumbuh tinggi karena mampu menstimulasi pertumbuhan tulang. Selain itu, jika anak memiliki postur tubuh yang bungkuk atau punya kelainan tulang belakang, renang adalah cara yang paling aman untuk terapi. Lakukan secara rutin, tiga kali dalam seminggu dan buktikan hasilnya. 

6. Bersepeda

Selain menyenangkan, ternyata bersepeda bisa membantu anak tumbuh tinggi juga, lho. Caranya dengan mengatur tinggi sadel (tempat duduk) sedikit lebih tinggi agar kaki lebih meregang saat mengayuh. Tapi jangan terlalu tinggi juga, ya. Alih-alih meregangkan otot kaki, sadel yang dipasang terlalu tinggi malah justru bisa membahayakan otot. 

7. Metode peregangan tendangan kaki (foot kick stretching method

Olahraga yang berfokus pada bagian tubuh bawah ini bisa membantu menambah tinggi dengan meregangkan tulang belakang seperti saat berenang. Gerakannya adalah dengan posisi perut menyentuh lantai dan badan meregang sempurna. Angkat tangan kanan dengan telapak menghadap ke bawah, bersamaan dengan mengangkat kaki kiri. Usahakan tetap lurus, lalu bergantian dengan tangan kiri dan kaki kanan. Saat posisi tangan dan kaki naik, tahan selama 4 detik sebelum bergantian dengan sebelahnya. Buat target menahan hingga 20 detik. 

Semua latihan ini memang bisa membantu untuk menambah tinggi badan. Walau demikian, hasilnya tentu beragam dan tak semua bisa berhasil sesuai ekspektasi. Jangan lupa nutrisi yang tepat juga berperan penting dalam pertumbuhan tinggi badan. Bagaimana dengan tidur siang dan minum vitamin? Apakah bisa menambah tinggi badan anak? Baca jawabannya di sini.

Jadi, tetap berusaha dan syukuri hasilnya ya!

 

Photo created by freepik - www.freepik.com

 

 



Tanya Skata