Setelah melahirkan, tak semua ibu langsung berani untuk pasang IUD ataupun suntik KB. Pakai kondom bisa sih, tapi efektivitasnya memang lebih rendah dibanding alat kontrasepsi lain. Nah, alternatif yang bisa dipilih adalah pil KB. Perlu dipahami, efektivitas pil KB bisa didapatkan jika kita mengonsumsinya secara teratur dan sesuai petunjuk. Pil KB perlu dikonsumsi dalam waktu yang sama setiap hari dalam jangka waktu yang sudah ditentukan. 

Ada dua jenis pil, yaitu pil kombinasi dan pil mini atau progestin. Pil kombinasi adalah metode kontrasepsi hormon estrogen dan progesteron. Sementara pil progestin adalah metode kontrasepsi hormon progestin saja. Karena hormon estrogen yang terkandung dalam pil kombinasi bisa mempengaruhi produksi ASI, maka untuk ibu menyusui disarankan untuk menggunakan pil progestin. Pil progestin efektif dalam mencegah kehamilan dengan cara menebalkan lendir pada mulut rahim tanpa memengaruhi kualitas ASI. 

Kapan pil KB boleh diminum setelah melahirkan? 

Pil progestin aman diminum 6- 8 minggu setelah melahirkan. Jika sudah haid, pil KB diminum di hari pertama menstruasi. Apabila darah haid belum keluar, maka pil boleh diminum langsung secara teratur 1 buah setiap hari dan seterusnya di jam yang sama. 

Apa kelebihan minum pil progestin?

• Tingkat efektivitasnya cukup tinggi sebanyak 97%, dimana tingkat kegagalannya hanya 3 kehamilan per 100 wanita dalam 1 tahun pertama 

• Tidak memengaruhi produksi ASI

• Aman untuk melakukan hubungan seksual 

• Kesuburan cepat kembali setelah berhenti minum pil

Apakah semua wanita bisa mengonsumsi pil KB progestin? 

Semua wanita dalam keadaan sehat setelah melahirkan aman menggunakan pil progestin. Mereka yang tidak bisa mengonsumsi pil progestin adalah yang dalam kondisi hamil, menyusui kurang dari 6 minggu setelah melahirkan, memiliki penyumbatan darah akut dan punya sejarah kanker payudara. Wanita yang menderita penyakit liver, infeksi, dan tumor juga tidak dianjurkan menggunakan pil progestin. 

Sering begadang menyusui jadi suka lupa minum pil di pagi hari, apa akibatnya ya?

Perlu dipahami, ketika kita lupa minum pil KB kita sedang membuka peluang bagi ovarium untuk menghasilkan telur yang dibuahi. Jadi, jika kita berhubungan seksual saat lupa minum pil maka risiko kehamilan akan tinggi. Pil KB hanya bekerja efektif jika dikonsumsi secara teratur dengan interval atau jarak minum yang sama antar satu pil ke pil berikutnya. Intinya, risiko kegagalan KB terjadi akibat kelalaian minum pil KB. Untuk ibu menyusui, baiknya beri jadwal minum pil di jam aman alias selain pagi hari atau malam hari untuk menghindari lupa akibat kelelahan.

Wah kadung terlambat minum, harus bagaimana ya? 

Jangan panik, kita masih bisa tetap mengejar kelalaian minum pil yang terlupa. Saat kemarin kita lupa minum pil KB, segera minum begitu ingat. Minum 2 pil dalam sehari. Jika kita lupa minum pil selama dua hari, maka minum pil sebanyak 2 pil dalam sehari selama dua hari hingga kembali pada jadwal. Namun, ketika lalai minum pil KB selama lebih dari 7 hari, maka tubuh akan kembali pada kondisi semula. 

Baca: Terlewat Minum Pil KB, Apa Risikonya Ya?

Konsistensi adalah kunci untuk menggunakan metode kontrasepsi jenis pil ini. Kita perlu mengonsumsi secara terjadwal dan tidak boleh terlewat. Wajar halnya jika ibu menyusui kadang terlupa akibat lelah begadang atau sibuk mengurus bayi. Pasang alarm di waktu yang sama tiap harinya, bisa menjadi solusi! 

Ingin tahu lebih detil tentang pil KB dan metode kontrasepsi lainnya? Buka fitur Kontrasepsiku di sini.

 



Tanya Skata