Cari Informasi Seputar Tumbuh Kembang? Buku KIA Aja!

Setuju nggak sih, kalau mencari informasi seputar tumbuh kembang anak sekarang semudah menjentikkan jari? Mau info seputar kehamilan dan menyusui? Bisa googling. Resep MPASI? Klik YouTube. Pencapaian tumbuh kembang anak? Cek media sosial. Belum lagi info dari sharing pengalaman orang tua di blog atau vlog yang bisa kita cek sewaktu-waktu. Tapi, apakah semua informasi tersebut valid dan bisa dijadikan acuan? Padahal, kita bisa dapat informasi yang kredibel, terpercaya, dan bisa jadi pegangan kita sebagai orang tua baru di buku KIA, lho. 

Tak banyak yang tahu bahwa buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) bisa kita dapatkan gratis di puskesmas, posyandu, dan layanan kesehatan lain. Buku berwarna merah jambu ini berisikan informasi yang lengkap seputar ibu dan tumbuh kembang anak. Ibarat kamus berjalan, buku ini mencakup semua pertanyaan kita mengenai persiapan ibu anak mulai dari kehamilan hingga tumbuh kembang anak. 

Baca: Terlanjur Stunting Bisakah Diperbaiki?

Apa saja yang bisa ditemukan di dalam buku KIA? 

Buku KIA berisikan catatan dan lembar kesehatan untuk ibu dan anak, mulai dari persiapan kehamilan sampai dengan tumbuh kembang anak hingga usia 5 tahun. Di tahun 2020, buku KIA mengalami revisi dan penambahan, seperti:

  • Pernyataan ibu dan keluarga tentang pelayanan kesehatan yang sudah dilakukan, mulai dari trimester pertama, saat bersalin, nifas, hingga neonates (berusia 28 hari) 
  • Informasi pengawasan dokter pada ibu hamil yang mengonsumsi tablet tambah darah 
  • Informasi halaman untuk dokter umum, bidan, atau dokter spesialis yang menangani ibu hamil hingga persalinan. Lembar ini diisi oleh tenaga medis dan memberikan informasi mengenai perkembangan kehamilan ibu termasuk faktor risiko atau penyakit penyerta (bila ada). 
  • Penjelasan mengenai depresi pasca melahirkan pada ibu menyusui yang masih menjalani masa nifas yang meliputi gejala depresi, pencegahan, dan penanganannya. 
  • Informasi mengenai porsi makan serta menu makan sehat untuk ibu menyusui, mulai dari porsi nasi, sayur dan buah, protein hewani dan nabati, serta minyak dan lemak tambahan hingga porsi gula yang ideal. 
  • Perkembangan otak anak dalam 2 tahun pertamanya dan cara memaksimalkan tumbuh kembangnya. 

Baca: Melongok "Isi Piringku" untuk Baduta

Kenapa penting memiliki buku KIA?

Menjadi seorang ibu tentu butuh informasi yang tepat dan akurat mengenai proses kehamilan, pasca kehamilan, hingga tumbuh kembang anak. Alih-alih mencari informasi acak lewat Google yang kredibilitas sumbernya belum tentu terpercaya, KIA adalah acuan valid yang dikeluarkan oleh Kemenkes dan diakui oleh IDAI. Sehingga, tak perlu repot mencari informasi sana sini, karena yang kita perlu tahu semua ada di sini! 

Repot dong, kalau kemana-mana harus bawa buku?

Tak perlu khawatir, buku KIA tak hanya berbentuk fisik secara gratis yang bisa kita dapatkan di layanan kesehatan seperti puskemas, posyandu, dan klinik ibu anak. Sekarang, kita juga bisa mengakses buku KIA versi terbaru secara online lewat website Kemenkes atau tinggal klik “buku KIA” di mesin pencari, akan keluar buku KIA berbentuk PDF yang bisa kita baca atau unduh. 

Saat kunjungan ke dokter, berikan buku KIA pada petugas kesehatan untuk mencatat semua hasil pemeriksaan ibu maupun anak. Pentingnya buku ini tak hanya sebagai catatan kesehatan, tapi juga ragam informasi untuk semua pertanyaan seputar ibu dan anak. Praktis, kan? 

 

Photo created by https://ideagrafika.com/cetak-buku-kia-balikpapan/

 

 



Tanya Skata