Belajar syarat pemberian MPASI sudah. Sekarang, pelajari juga yuk apa yang tidak boleh diberikan pada saat MPASI. Pemberian jenis makanan/minuman ini saat MPASI akan memberi efek bermacam-macam mulai dari cepat kenyang, mengganggu penyerapan zat gizi, sampai menyebabkan kematian. 

1. Gula dan garam

Pemberian gula dan garam sebaiknya dibatasi agar anak mencicipi cita rasa alami makanan. Pemberian garam dianjurkan tidak melebihi 1 gram per hari, sementara penambahan gula pasir juga tidak lebih dari 5 gram atau kira-kira 1 sendok teh per harinya. 

2. Jus buah

Jus buah tidak disarankan diberikan jika usia anak masih di bawah setahun. Bukan apa-apa, kandungan gula dalam jus buah akan membuat anak kenyang sehingga waktu makan utama terlewat. Sebagai alternatifnya, ibu bisa memberikan buah potong sebagai sumber serat dan multivitamin.

3. Madu 

Madu memang baik untuk kesehatan, namun pemberiannya pada bayi di bawah usia setahun justru membahayakan anak akibat efek botulisme, yaitu racun yang dihasilkan bakteri Clostridium botulinum. Efeknya tidak hanya terbatas pada saluran cerna namun juga dapat menyebakan keluhan sesak napas sampai kematian karena gagal napas. 

4. Kue dan cake

Kue dan cake tidak disarankan diberikan sebagai menu MPASI karena mengandung lemak dan kadar gula tinggi yang akan membuat berat badan anak berlebih.

5. MSG

Penggunaan MSG sebagai tambahan rasa pada MPASI tidak disarankan. Sebagai gantinya bisa digunakan kaldu dari olahan ayam, daging sapi, ikan, atau bebek untuk menghasilkan rasa gurih. Rasa umami juga bisa diperoleh dari kentang, brokoli, bayam, tomat, atau daun pandan.

6. Makanan dan minuman kemasan

Dari Feeding Practices Study (FPS II) didapat kesimpulan bahwa rasa manis pada produk instan/kemasan akan meningkatkan risiko obesitas sebanyak dua kali lipat. Selain mengandung pemanis buatan, terdapat kandungan bahan pengawet yang walau belum jelas efek jangka panjangnya, akan lebih baik bila anak diberi makanan alami atau makanan rumahan. 

7. Susu kental manis dan UHT

Susu kental manis dan UHT baru boleh diberikan jika anak sudah menginjak usia setahun. Pada saat pemberian MPASI, misalnya untuk membuat bubur susu, campuran yang dapat diberikan adalah ASI atau susu formula. Atau boleh juga memberikan campuran dairy product seperti keju, butter atau yoghurt, jangan lupa pilih yang plain atau unsalted ya. 

8. Teh dan kopi 

Selain mengandung gula yang nyatanya tidak terlalu dibutuhkan oleh bayi, teh dan kopi juga dapat menggantikan ASI, susu formula, atau menu makan utama yang berisiko membuat anak kurang gizi. Asam tanat pada teh juga akan memperbesar risiko anemia pada bayi karena menganggu penyerapan zat besi. Sementara itu, kafein pada kopi akan menyebabkan anak rewel, sulit tidur dan menghambat penyerapan kalsium tubuh. 

Ingat, hindari 8 jenis makanan/minuman tersebut saat memberikan MPASI pada anak Anda, ya.

 

Referensi :

1. Buku Rekomendasi Praktik Pemberian Makan Berbasis Bukti pada Bayi dan Batita di Indonesia untuk Mencegah Malnutrisi

2. Booklet Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) IDAI

 

 



Tanya Skata