• Vasektomi atau disebut juga dengan Sterilisasi Pria adalah metode kontrasepsi untuk pria berupa tindakan medis untuk penutupan saluran sperma kanan dan kiri sehingga cairan mani yang keluar tidak lagi mengandung sel sperma. Metode ini bersifat permanen, namun kemajuan teknologi kedokteran memungkinkan prosedur rekanalisasi (penyambungan kembali saluran yang diputus). Namun prosedur rekanalisasi masih relatif mahal dan hanya bisa dilakukan di rumah sakit-rumah sakit tertentu. Tingkat keberhasilan untuk mengembalikan kesuburan juga masih rendah.

Ringan dan cepat

Tidak mempengaruhi kejantanan

Permanen

Cara Kerja

  • Melakukan penutupan sel mani sehingga sel mani tidak dapat masuk ke saluran cairan mani.
  • Pada waktu senggama dan ejakulasi hanya cairan mani yang masuk ke vagina tanpa ada sel mani.
  • Pria yang melakukan vasektomi tetap memproduksi sel mani/sperma, namun sperma ini akan terserap kembali oleh tubuh (karena sperma berisi protein)

Video

Kelebihan

  • Sangat efektif dalam mencegah kehamilan mencapai 97% – 98%.
  • Tidak mempengaruhi kemampuan seksual pria.
  • Aman, sederhana, mudah, dan cepat (Tindakan medis dilakukan secara singkat).
  • Tindakan medis vasektomi dapat dilakukan dengan metode tanpa pisau bedah. Hanya menggunakan alat kedokteran sederhana yang disebut klem vasektomi dengan tenaga terlatih.
  • Dilakukan hanya sekali dan efektif dalam jangka panjang.

Keterbatasan

  • Setelah tindakan medis, Anda harus beristirahat selama 2-3 hari dan menghindari kerja berat selama beberapa hari
  • Perlu tenaga kesehatan terlatih untuk melakukan proses vasektomi
  • Sesudah operasi masih harus menggunakan kondom atau alat kontrasepsi lainnya selama 3 bulan untuk memastikan cairan mani tidak mengandung sperma
  • Untuk memastikan efektifitas vasektomi, terkadang perlu dilakukan pemeriksaan analisis sperma setelah 3 bulan

Cara Penggunaan

  • Dilakukan dengan menggunakan bius lokal, tanpa pisau bedah, dan tanpa penjahitan.

Tidak bisa digunakan jika

  • Ada kelainan pada buah dan kantung zakar
  • Tidak boleh menjalani proses pembedahan karena penyakit penyerta. Dalam kondisi ini, pria sebaiknya berkonsultasi dengan dokternya.
  • Belum yakin mengenai keinginannya untuk tidak memiliki anak lagi
  • Jumlah anak kurang dari 2 dan umur anak terakhir di bawah 2 tahun

Tempat Pelayanan

  • Puskesmas/Klinik Pratama/Rumah Sakit D Pratama
  • Praktik Dokter
  • Praktik Bidan
  • Rumah Sakit

Rumor dan Fakta

  • Rumor: Vasektomi sama dengan kebiri (pemotongan sebagian atau seluruh organ kelamin pria)
  • Fakta: Vasektomi bukan proses kebiri. Vasektomi adalah penutupan saluran sperma kiri dan kanan, agar cairan mani yang dikeluarkan saat ejakulasi tidak lagi mengandung sperma. Pada vasektomi, buah zakat (testis) tetap memproduksi hormon testoreron, dengan demikian, vasektomi tidak sama dengan kebiri.
  • Rumor: Vasektomi dapat membuat suami impoten (tidak bisa ereksi)
  • Fakta: Vasektomi tidak menyebabkan laki-laki menjadi impoten, sebab saraf-saraf dan pembuluh darah yang berperan dalam proses terjadinya ereksi berada di batang penis, sedangkan tindakan vasektomi hanya dilakukan di sekitar buah zakar dan jauh dari persarafan untuk ereksi.
  • Rumor: Vasektomi akan menurunkan libido
  • Fakta: Vasektomi tidak berpengaruh terhadap penurunan libido (nafsu seksual), karena buah zakar yang menghasilkan hormon testosteron (pemberi sifat kejantanan dan libido) tetap berfungsi dengan baik
  • Rumor: Vasektomi membuat suami tidak bisa ejakulasi
  • Fakta: Pria yang telah divasektomi tidak akan merasakan perbedaan dengan sebelumnya. Cairan mani tetap dikeluarkan sama seperti sebelum vasektomi dilakukan. Kantong sperma pembentuk cairan mani tetap berfungsi, namun cairan mani tersebut tidak lagi mengandung sperma.
  • Rumor: Sudah vasektomi tapi istri masih tetap hamil
  • Fakta: Ada beberapa penjelasan mengena ini. Pertama, setelah vasektomi, pasangan suami istri mungkin langsung melakukan hubungan intim tanpa perlindungan kontrasepsi lain karena mengira vasektomi langsung efektif mencegah kehamilan. Padahal setelah vasektomi masih harus menggunakan kondom atau alat kontrasepsi lainnya selama 3 bulan sebelum prosedur ini efektif karena biasanya masih ada sisa sel sperma di cairan mani pria. Selain itu, keefektifan vasektomi menurut data adalah 97-98% artinya walaupun sangat kecil kemungkinannya, memang masih ada kegagalan atau kehamilan pada 2-3 perempuan per 100 perempuan pada tahun pertama penggunaan.
  • Rumor: Pria yang vasektomi tidak bisa kerja berat
  • Fakta: Tidak benar bahwa pria yang vasektomi tidak bisa bekerja berat selama-selamanya. Biasanya proses istirahat hanya beberapa hari saja paska operasi.
  • Rumor: Vasektomi sama dengan mematikan bibit anak
  • Fakta: Pada proses vasektomi, sel sperma tetap diproduksi dan akan terserap kembali oleh tubuh.

Belum Menemukan Alat Kontrasepsi yang Tepat?

Cari yang cocok untuk saya

Gunakan Fitur Terbaik SKATA

Lihat fitur SKATA