Bagi pasangan menikah, terutama yang ingin memiliki keturunan, kehamilan merupakan peristiwa penting. Apalagi. kehamilan bisa muncul kapan saja dan seringkali muncul di saat yang tidak diduga. Ini lah sebabnya kehamilan perlu direncanakan dan dipersiapkan sebaik-baiknya dan sedini mungkin.

 

Kondisi kesehatan janin dan tumbuh kembang anak dipengaruhi oleh kondisi kesehatan orang tuanya. Kesehatan calon ibu merupakan faktor penentu kehamilan yang lancar dan bayi yang sehat. Begitu juga dengan kondisi kesehatan calon ayah. Calon ayah yang sehat akan meningkatkan peluang kehamilan calon Ibu karena calon ayah yang sehat cenderung akan memiliki sperma yang berkualitas baik.

 

Yuk, rencanakan kehamilan sehat dari menciptakan gaya hidup sehat bagi calon ibu maupun calon ayah!

 

Perhatikan pola makan

 

Kesehatan fungsi reproduksi dapat ditingkatkan melalui asupan nutrisi yang tepat dan merupakan tanggung jawab bersama. Baik calon ibu dan calon ayah harus sama-sama memperhatikan jenis nutrisi yang harus dipenuhi dari makanan sehari-hari. Berikut fungsi beberapa nutrisi penting untuk calon ibu dan ayah:

 

Vitamin A

Untuk calon ibu akan membantu pembentukan sel telur dan akan membantu produksi sperma yang sehat untuk calon ayah. Sumber vitamin A dapat diperoleh dari hati, telur, susu, brokoli, bayam, semangka dan tomat.

 

Asam Folat

Akan membantu proses pembentukan nukleotida, bagian inti sel serta tabung saraf janin untuk calon ibu serta menjaga kualitas dan jumlah sperma untuk calon ayah. Asam folat dapat diperoleh dari bayam, hati dan telur.

 

Zat besi

Berfungsi untuk menjaga siklus ovulasi calon ibu dan membantu proses pembentukan sel sperma serta menjaga kualitas sperma calon ayah. Sumber zat besi dapat diperoleh dari daging merah, kacang merah, jeruk dan roti.

 

 

Lakukan gaya hidup sehat

 

Tahukah Anda? Kelebihan berat badan pada calon Ibu bisa menyebabkan ketidakseimbangan hormon yang mengakibatkan tingkat kesuburan menurun. Begitu juga kelebihan berat badan pada calon ayah, akan mengganggu produksi testoteron. Kekurangan berat badan pun akan mempengaruhi kesehatan calon Ibu maupun janin. Jadi, jaga lah berat tubuh ideal dengan diet sehat dan olahraga teratur!

 

Terapkan gaya hidup sehat bersama-sama pasangan agar saling termotivasi. Atur menu makanan sehat yang nyaman buat berdua dan pilih jenis olahraga yang bisa dilakukan bersama pasangan.

 

Kalaupun pasangan Anda memiliki preferensi makanan sehat atau jenis olahraga yang berbeda dari Anda, tak perlu memaksa. Yang penting, buat komitmen untuk sama- sama melakukan gaya hidup sehat dan saling mendukung pilihannya masing-masing. Misalnya, jika pasangan Anda kurang suka mengonsumsi buah potong, coba sajikan dalam bentuk lain yang tetap sehat, seperti jus atau green smoothies. Pola makan sehat harus jadi kebiasaan, jangan jadi paksaan!

 

 

Tetap lakukan gaya hidup sehat

 

Kehamilan yang dinanti telah hadir, tentunya akan jadi momen yang membahagiakan bagi pasangan. Di masa kehamilan, daya tahan tubuh Ibu perlu ditingkatkan agar kehamilan berjalan lancar dan kesehatan janin terjaga. Maka sebaiknya gaya hidup sehat yang sudah dilakukan pasangan sejak masa pra-konsepsi tetap dipertahankan. 

 

Bahkan sebaiknya pola makan sehat terus dilakukan hingga masa paska kelahiran untuk menjaga kualitas ASI sebagai asupan utama bayi pada 6 bulan pertama. Kelak, jika orang tua telah memiliki kebiasaan makan yang sehat, si Kecil pun akan terbiasa memilih makanan sehat dalam menu sehari-harinya.