Bagi keluarga yang kerap berakhir pekan dengan menikmati wisata kuliner di pusat perbelanjaan, bulan puasa tentu akan membuat aktivitas ini vakum sementara. Namun, ada juga yang tetap ngabuburit di mall favorit dengan berbuka di restoran sebagai tujuan akhirnya. Mengingat besarnya pahala dan berkah yang ada di di bulan Ramadhan, mengapa tidak kita ubah aktivitas akhir pekan kita agar tidak sekadar menyenangkan namun juga bermanfaat? 

Agar tidak bingung, berikut ini adalah beberapa kegiatan seru yang bisa kita sontek untuk membersamai anak-anak di akhir pekan. Sesuaikan dengan gaya keluarga Anda dan usia anak. Dengan melakukan hal baik di bulan baik, Anda dan keluarga pun akan merasa bahagia. Hari yang tersisa dapat dijalani dengan penuh sukacita. Selamat mencoba!

Safari masjid

Desain bangunan masjid masa kini yang semakin cantik membuat siapapun yang menunaikan solat betah berlama-lama di dalamnya. Cobalah membuat daftar masjid yang dapat dikunjungi di akhir pekan, baik sebagai tujuan utama maupun tempat singgah untuk solat saat mengunjungi tempat lain. Masjid tua juga bisa menjadi tujuan, sembari menyisipkan cerita singkat tentang sejarah masjid tersebut. Mau lebih seru? Sediakan worksheet atau lembar kerja, meskipun sekadar TTS atau menghubungkan titik-titik dengan tema seputar masjid tersebut. Jika anak sudah baligh, ajak serta untuk tarawih ataupun mengikuti kajian menjelang berbuka di masjid. 

Berbagi bersama

Tidak ada bulan lain yang membuat orang mendadak royal dalam urusan sedekah kecuali di bulan puasa. Jelaskan pada anak mengenai keutamaan berbagi di bulan ramadhan, kemudian ajak mereka untuk mengujungi tempat yang sekiranya bisa menerima pemberian keluarga Anda. Panti asuhan, rumah singgah, kampung ART Anda, maupun menyusuri jalan sambil membagikan bingkisan ataupun hidangan berbuka. Lebih seru lagi jika yang digunakan adalah sebagian uang pribadi anak sehingga ia merasakan sendiri esensi dari berbagi.

Ramadhan camp

Selain diadakan di sekolah, biasanya ada event organizer yang mengadakan ramadhan camp untuk anak. Kita bisa menawarkan anak untuk mengikuti. Jika usia anak masih terlalu kecil, atau anak ternyata tidak bersedia, kita bisa membuat ramadhan camp sendiri lho! Bisa di halaman rumah atau penginapan bertema alam dimana kita bisa mensyukuri semesta ciptaanNya. Undang teman-teman dekat anak maupun kerabat lain agar acaranya semakin seru. Selain solat, mengaji, dan sahur, Anda bisa menonton film religi anak, storytelling kisah Nabi, maupun bernyanyi lagu anak Islami. 

Bermain games

Nah, kalau ini, Anda dituntut untuk bisa kreatif menciptakan permainan. Tidak ada salahnya meniru kuis populer di televisi atau permainan tradisional, hanya dengan menggantinya sesuai tema religi. Untuk anak usia sekolah, ada beberapa board game atau permainan papan yang bisa dibeli. Bisa juga mencari inspirasi di internet. Melibatkan aktivitas fisik juga bisa menambah seru permainan, tetap sesuaikan dengan kondisi puasa ya. 

Olahraga ringan bersama 

Jangan jadikan puasa menjadi halangan untuk berolahraga. Tak usah yang berat, yang ringan saja. Selain menyehatkan, olahraga ringan juga bisa membuat tubuh menjadi bugar sekaligus bisa menjadi momen bonding dengan anak. Coba yoga di rumah, yuk. Anda bisa cek tutorialnya di video atau di youtube. Lakukan di sore hari setengah jam sebelum berbuka. 

Cooking time

Bulan puasa dan membuat kue kering adalah dua hal bertolak belakang yang ternyata berhubungan. Persiapan lebaran banyak dilakukan saat ramadhan, termasuk membuat kue-kue lebaran. Mengapa tidak mengisi akhir pekan dengan memasak bersama? Tidak harus membuat kue, mempersiapkan hidangan berbuka juga dapat menjadi aktivitas menyenangkan sekeluarga. Bagi tugas sesuai kemampuan, dan nikmati bersama hasil masakan dengan segala kekurangan dan kelebihannya! 

Menyortir barang

Tidak hanya membersihkan hati, bulan puasa juga kerap dimanfaatkan untuk membersihkan rumah dari barang-barang yang sudah tidak dimanfaatkan lagi. Anak pun bisa diajak untuk menyeleksi barang miliknya yang sudah tidak digunakan lagi maupun dimintai pendapatnya untuk menentukan apakah barang di keluarga Anda masih layak digunakan, layak disumbangkan, atau dibuang saja. Hasilnya, rumah dan hati lebih lapang, layaknya tubuh yang didetoks oleh puasa.

Berjualan

Sore hari di bulan puasa, tidak sulit menemui penjual takjil musiman. Anda dan keluarga pun bisa melakukannya, lho. Pilih menu yang ingin dijual, apakah bikinan sendiri atau titipan tetangga dan orang lain. Tentukan peralatan, lokasi, serta harga. Jika hanya ingin mencoba, tidak apa bila keuntungan tidak seberapa. Yang penting, nilai-nilai usaha, kejujuran, kreativitas, dan syukur dapat dipelajari sekaligus oleh anak. 

I’tikaf

Sepuluh malam terakhir di bulan puasa, orang berlomba untuk memberikan amalan terbaiknya, termasuk berdiam di masjid (I’tikaf). Jika usia anak sudah cukup besar, ajak ia untuk mencoba I’tikaf di masjid. Durasi bisa Anda sesuaikan dengan kemampuan anak, begitu juga dengan masjidnya. Pilih masjid yang cukup nyaman bagi anak untuk tidak hanya beribadah namun juga tidur dan sahur, dengan fasilitas toilet dan area wudhu yang memadai. 

Semoga saja di penghujung bulan puasa ini, semangat Anda dan keluarga semakin meningkat. Apapun aktivitasnya, tunjukkan pada anak rasa bahagia dan syukur Anda, agar kelak mereka pun menjalaninya dengan semangat.

 



Konsultasi dengan dokter