Saat kita memilih untuk memilah sampah, ada hal tak terduga yang mungkin timbul: mau diapakan sampah sampah yang tidak dapat didaur ulang ini? Bank sampah mungkin tidak dapat menerima segala jenis sisa konsumsi rumah tangga, sementara jika disimpan terlalu lama tentu akan memakan tempat. 

Mengapa tidak kita daur ulang saja bersama anak? Banyak sekali lho benda yang bisa kita buat dengan bahan bekas pakai, mulai dari karton kemasan, styrofoam, sampai baju bekas yang sudah tidak layak. Selain mengurangi jumlah sampah, anak pun tentu antusias jika dilibatkan untuk membuat barang yang akan terus digunakan. 

Jika bingung mau membuat apa, sebaiknya lihat dulu jenis sampah anorganik bersih yang ada di gudang, apakah lebih banyak kardus, plastik, botol, atau karton kemasan. Kemudian, lihat sekeliling. Apakah ada benda yang diperlukan dalam keseharian keluarga yang bias kita buat menggunakan bahan sisa tersebut? Jika ada, kita bisa langsung berkreasi bersama anak. Jika masih bingung, temukan inspirasi di Pinterest, YouTube, maupun Instagram.

Berikut ini adalah pilihan ide barang daur ulang yang bisa kita kerjakan dengan anak. Selamat mencoba!

Celengan dari botol plastik

Membiasakan anak untuk pintar mengelola uang sejak dini bisa dimulai dari kebiasaan menabung. Sediakan 3 botol plastik bekas, pastikan ukurannya cukup besar. Buat lubang untuk memasukkan uang menggunakan cutter atau soldir di bagian atas atau tengah, tergantung posisi celengan yang kita inginkan, apakah vertical atau horizontal. Nah, setelah itu saatnya anak beraksi dengan cat akrilik maupun cat tembok. Biarkan ia berkreasi dengan warna dan motif favoritnya. Jangan lupa tulis saving (tabungan), sharing (sedekah), dan spending (pengeluaran) di setiap celengan. (Mengapa harus 3 celengan, baca http://skata.info/article/detail/139/3-hal-dasar-agar-anak-cerdas-mengelola-uang)  

Pin bowling dari botol sampo 

Tidak perlu bingung jika botol sabun, sampo, dan lotion kita ditolak oleh pemulung. Kenapa tidak kita sulap menjadi pin bowling saja? Agar lebih menarik, hias botol dengan cat maupun stiker, atau bisa juga ditempel dengan kertas yang telah digambari oleh anak. Agar lebih seru, tuliskan poin angka di setiap botolnya. Jika berhasil menjatuhkan pin tersebut, anak bisa berlatih penjumlahan dengan menambahkan poin di setiap botol. Sediakan bola, dan bersiaplah bermain bowling bersama anak! 

Kotak penyimpanan dari kardus

Agar mainan atau perlengkapan anak mudah dirapikan dan dicari, kita bisa membuat wadah penyimpanan berdasar kategori. Sediakan kardus bekas yang tebal agar tidak mudah rusak. Hilangkan bagian tutupnya. Lapisi dengan kertas kado, kertas manila, atau warnai dengan cat. Anak bisa membantu mengoleskan lem, mengecat, ataupun menuliskan kategori di bagian luar boks. Boks semacam ini juga dapat digunakan untuk meletakkan perlengkapan dapur, pakaian dalam, maupun alat tulis. Tidak perlu lagi membeli wadah penyimpanan dari plastik kan? 

Tas belanja dari kantong kresek

Tampaknya sampah jenis ini yang paling banyak kita miliki di rumah. Ternyata, kita bisa membuat tas belanja yang lebih tebal dengan kantong kresek bekas. Minta anak untuk memilih empat lembar kresek berukuran ekstra besar dan warna sama, kemudian tumpuk dengan rapi di atas kertas perkamen (kertas pembungkus puyer). Lapisi tumpukan paling atas dengan perkamen lagi, kemudian setrika berulang ulang dengan suhu rendah sampai kresek menempel satu sama lain dan mengkerut. Anak bisa kita libatkan untuk menyetrika jika usianya sudah cukup. Jika sudah, potong menjadi segi empat, lipat menjadi dua dan setrika lagi bagian tepi kanan kiri agar menjadi kantong. Buat tali dengan metode yang sama, jahit pada tepi atas agar kuat. Tas siap digunakan!

Bean bag baju bekas

Bean bag adalah kursi empuk tanpa rangka yang berisi butiran polistiren. Jika ada banyak baju bekas maupun pakaian dalam bekas, kita dapat membuatnya menjadi isian bean bag. Pertama, kita dapat menjahitkan cover bean bag di penjahit atau dapat juga menggunakan sarung bantal ukuran besar. Minta anak untuk menggunting bebas baju bekas sehingga berbentuk potongan berukuran sedang. Masukkan ke dalam cover sampai padat. Jika kurang, anak dapat memasukkan kantong kresek bersih hingga mencapai volume yang diinginkan. Voila, jadilah tempat bersantai baru!

Masih banyak lagi yang bisa kita buat bersama anak. Selain melatih kreativitas, membuat benda daur ulang juga mengajarkan anak untuk memanfaatkan sisa konsumsi agar tidak menjadi sampah dan lebih bijak membelanjakan uang. 

 

 

 



Konsultasi dengan dokter