Kasus pelarangan penggunaan salah satu obat sariawan oleh BPOM beberapa waktu lalu membuat kita harus lebih berhati-hati dalam memilih obat. Tidak usah risau, sariawan masih bisa disembuhkan dengan cara alami, kok. Namun sebelumnya, pahami dulu apa itu sariawan dan mengapa ia bisa muncul dengan mudahnya.

 

 

Sariawan adalah infeksi jamur

 

Sariawan yang berbentuk seperti luka berwarna putih ini muncul karena adanya infeksi jamur Candida albicans. Biasanya, orang yang terinfeksi jamur jenis ini sedang menurun kondisi kekebalan tubuhnya. Lidah tergigit sedikit saja bisa menjadi luka yang berujung sariawan. 

 

Selain kondisi yang tidak fit, sariawan juga dapat dipicu oleh alergi makanan, stres, siklus menstruasi, kurangnya kebersihan mulut, atau ketidakseimbangan hormon. Pada anak-anak, sariawan bisa juga timbul karena penyakit tangan, kaki, dan mulut.

 

Umumnya, sariawan dapat sembuh dalam waktu satu hingga dua minggu. Namun, banyak orang yang tidak mampu menahan rasa perih ketika luka sariawan digunakan untuk makan, minum, maupun berbicara sehingga akhirnya memutuskan untuk menggunakan obat yang dijual bebas.

 

Nah, untuk meminimalisir resiko memilih obat yang tidak aman, berikut ini cara alami yang dapat kamu coba untuk menyembuhkan sariawan.

 

 

1. Berkumur dengan air garam

 

Garam dapat menarik cairan pada luka sariawan. Hal ini dapat mempercepat proses pengeringan luka sariawan sehingga cepat sembuh. 

 

Caranya, campurkan setengah sendok teh garam ke dalam segelas air hangat. Berkumurlah sekitar satu sampai dua menit, tiga kali sehari. Atau, oleskan garam pada luka sariawan lalu bilas. Lakukan rutin hingga sariawan hilang.

 

 

2. Berkumur dengan air kayu manis

 

Kayu manis efektif mengobati sariawan karena memiliki sifat antiparasit dan antijamur. Rebus atau merendam sepotong kecil kayu manis di 1,5 cangkir air panas selama 5 menit. 

 

Setelah air dingin, berkumurlah. Khusus untuk Ibu hamil, cara ini tetap boleh dilakukan namun dengan jumlah kayu manis yang tidak terlalu banyak. Kayu manis mengandung kadar vitamin C tinggi yang bisa membahayakan janin jika dikonsumsi terlalu banyak.

 

 

3. Oleskan yogurt tanpa gula

 

Yogurt mengandung probiotik alami yang berkhasiat untuk mencegah pertumbuhan jamur. Bakteri Lactobacillus yang ada di dalamnya mampu menyebar ke dalam tubuh melewati usus sehingga dapat meningkatkan kekebalan tubuh. 

 

Untuk mengobati sariawan, pilih yogurt yang tidak mengandung pemanis karena gula memberikan lingkungan yang kondusif bagi jamur untuk tumbuh. Yogurt dapat diminum langsung ataupun dioleskan ke luka sariawan dan dibiarkan selama 5-10 menit sebelum dibilas.

 

 

4. Oleskan minyak kelapa

 

Minyak kelapa murni yang lebih dikenal dengan virgin coconut oil memiliki kandungan utama asam laurat. Asam laurat dapat merusak bakteri patogen sekaligus membangun sistem kekebalan tubuh. 

 

Kamu bisa mengoleskan minyak kelapa ke bagian mulut yang terkena sariawan, kemudian berkumur dengan air hangat. Ibu hamil dapat mencoba dengan catatan tidak terlalu lama menahan minyak kelapa di dalam mulut. Segera bilas hingga bersih dengan cara berkumur atau menyikat gigi.

 

 

5. Gunakan irisan bawang putih

 

Lebih populer sebagai bumbu masak, ternyata bawang putih juga mampu mengobati sariawan. Bawang putih mentah mengandung senyawa alisin yang dapat menghambat pertumbuhan jamur dan mencegah aktivitas bakteri di dalam tubuh. 

 

Bawang putih yang sudah dicuci bersih dapat langsung dipotong dan dioleskan pada sariawan.

 

 

6. Kompres dengan es batu

 

Dinginnya es batu mampu mengurangi peradangan pada luka sariawan. Suhu dingin tersebut memperlambat aliran darah menuju sariawan, karenanya mampu mengurangi rasa nyeri dan pembengkakan yang terjadi.

 

 

7. Kompres dengan kantong teh

 

Setelah menyeduh teh celup, jangan buang kantongnya. Kantong teh celup (khususnya teh hitam) yang masih basah dapat meredakan rasa sakit dan peradangan. 

 

Hal ini berkaitan dengan kandungan tannin pada teh. Atau, kamu bisa menggunakan teh celup chamomile yang juga mengandung zat anti radang.

 

 

Jika tujuh tips di atas digunakan layaknya obat luar, maka ini caranya mempercepat proses penyembuhan sariawan dari dalam.

 

Sayur dan buah yang mengandung vitamin C dapat mencegah berbagai efek buruk peradangan serta meningkatkan kekebalan tubuh. Jeruk, apel, brokoli, dan bayam adalah beberapa contohnya. Sementara itu, sayuran berpati seperti labu, ubi jalar, kacang merah, dan wortel mampu membersihkan bakteri buruk dalam tubuh lewat hati dan ginjal. 

 

Ikan yang kaya akan omega 3 seperti salmon, tuna, dan sarden juga dapat mempercepat proses penyembuhan sariawan.

 

Apabila sariawan malah semakin besar dan disertai demam, diare, serta sakit kepala, segera periksakan diri ke dokter. Bisa jadi, sariawan tersebut merupakan gejala dari penyakit yang lebih serius seperti Celiac disease, Chron’s disease, ataupun HIV/AIDS. 

 

Jika ini yang terjadi, maka dokter akan memberikan obat untuk mempercepat pemulihan luka sariawan maupun mengobati penyakit pemicunya.

 

Pada intinya, sariawan bisa menjadi sinyal yang dikirim tubuh untuk menjalani hidup yang lebih sehat. Jaga asupan makanan, jaga kesehatan mulut. Menyikat gigi secara teratur dan menggunakan benang gigi (dental floss) untuk membersihkan sela-sela gigi dapat mencegah sariawan. 

 

Jika ingin berkumur dengan obat kumur, pilih yang tidak mengandung alkohol. Selamat mencoba!

 

Masih bingung dan butuh saran medis yang lebih akurat dan terpercaya? Tanyakan saja masalah kesehatan Anda ke dokternya langsung lewat aplikasi Halodoc! Di situ Anda dapat berkonsultasi langsung dengan para dokter melalui fitur "Contact Doctor" yang tersedia via Chat dan Voice/Video Call.

 

Yuk download Halodoc di Google Play dan App Store dan temukan solusi medis terpercaya seputar kesehatan Anda!