Oleh: dr. Dwirani Amelia, SPOG

 

Normalkah periode menstruasi kita berubah karena penggunaan kontrasepsi?

 

Sebetulnya normal jika periode menstruasi berubah karena kontrasepsi, terutama jika menggunakan alat kontrasepsi yang bersifat hormonal, seperti Implan, KB Suntik bulanan, KB Suntik 3 bulanan, Pil Progestin, dan Pil Kombinasi.

 

Cara kerja alat kontrasepsi hormonal memang mengintervensi dan mengganggu siklus hormon normal sehingga tentu saja siklus menstruasi dapat terganggu. Namun rata-rata ini adalah hal yang normal dan tidak membahayakan.

 

Namun jika mengalami gangguan tertentu yang berpotensi membahayakan jiwa, hendaknya anda segera mencari pertolongan. Contohnya jika terjadi pendarahan terus menerus dan volumenya sangat banyak, hal ini termasuk membahayakan jiwa. Segeralah mencari pertolongan medis ke fasilitas kesehatan terdekat.

 

Yang paling sering terjadi pada efek samping kontrasepsi hormonal adalah tidak terjadi menstruasi. Ini juga merupakan hal yang normal. Memang tugas alat KB hormonal adalah mengganggu hormon normal sehingga menstruasinya jadi tidak seperti sebelumnya.

 

 

Jika tidak menstruasi, secara medis itu tidak mengganggu kan?

 

Kalau dalam konteks penggunaan alat KB hormonal, itu bukan suatu hal yang mengganggu.

 

 

Jika menstruasi tidak banyak atau hanya flek saja dan terjadi sepanjang tahun/setiap hari semenjak menggunakan KB hormonal, apakah itu membahayakan?

 

Jika wanita mengalami flek terus-menerus sepanjang hari, ini jelas tidak nyaman. Soal berbahaya atau tidak, secara langsung sebetulnya flek ini tidak membahayakan, tetapi ketika mengalami flek terus-menerus secara berkelanjutan, otomatis terjadi perubahan keadaan di dalam vagina. Hal ini perlu diperhatikan.

 

Daerah organ intim menjadi sering basah dan mengalami kelembaban berlebih, hal ini dapat menyebabkan iritasi dan menyuburkan pertumbuhan bakteri sehingga mudah infeksi.

 

Tentu ini adalah kewajiban kita untuk menjaga kesehatan dan kebersihan daerah organ intim masing-masing agar tetap kering dan bersih sehingga terasa nyaman. Namun yang paling penting adalah, jika flek terjadi secara terus menerus selama beberapa bulan apalagi sampai menahun, hendaknya anda berkonsultasi ke tenaga kesehatan untuk mendapatkan tindakan medis dan melakukan pengobatan yang dianjurkan.

 

Jika Anda telah mengalami upaya medikasi namun ternyata masih mengalami flek berkelanjutan, mungkin ini saatnya untuk mempertimbangkan mengganti metode KB anda. Silahkan dikonsultasikan kembali ke tenaga kesehatan.

 

Editor: Elvin Eka Aprilian



Konsultasi dengan dokter